Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-
Redaksi Swara Papua

Redaksi Swara Papua

Sharing and Community

Website URL:

Gara-Gara Miras

TADI MALAM pada saat sa parkir beli air di Wonorejo, pas dekat tikungan Meubel. Motor 1 melesat kencang depan tikungan Meubel. Ia tidak belok, tetapi lurus ke arah Meubel sebelah ada pondok kecil. Persisnya didepan mobil saya.

Saya hanya perhatikan saja. Dengan kecepatan tinggi, motor itu tabrak rumah kecil itu. Penumpang motor ternyata ada 3 orang, semua mabuk. Yang duduk ditengah langsung berdiri dan jalan ke arah Meubel. Pace yang duduk depan tidak bisa bergerak. Tidak pakai baju dan dan celana levis lipat tengah. Pace yang dibelakang berusaha berdiri dan masih sadar. Dia angkat motor dan bangunkan pace didepan yang terinjak motor.

“Anigou yii? Anigou yii”, dalam bahasa Mee artinya bangunlah-bangunlah.

Yang depan bangun tapi, celana bagian kiri bawah sudah robek badarah. Dua tangan talipat, ia berjalan seperti orang yg sudah diborgol.

“Nauwi yi? Nauwi yi?”, ajak pace yg pegang motor (artinya “jalan sudah-jalan sudah, bhs Mee).

Dorang dua langsung balik ke arah Karang.

Jadi, dalam hati sa pikir, “Oooo dorang dua hanya datang tabrakan diri, setelah itu, dari tempat tujuan, mereka dua kembali ke tempat awalnya. Bagus.

Setelah itu saya pun turun cek TKP yang sedang dikerumuni orang.

Saya hanya berpikir. Seandainya saya tidak berhenti beli aqua, pasti motor itu hantam mobil saya. Repotnya lagi, mereka persalahkan saya. Padahal mereka mabul dan tabrakan mobil saya.

Itu namanya; Gara gara miras. Jadi, saran kk. Kalau kalian mau minum, minum yang baik baik. Jangan paksakan diri. Kalau perut sudah cukup, jangan paksakan diri tambah lagi. Kita orang Papua kalau minum, biasa hitung berapa botol. Itu jeleknya. Bagi orang Barat, di felem felem, dong bisa minum Vodka sebotol dalam seminggu.

Di Fajar Timur Flores atau Kupang, dong hanya minum pada saat acara. Tapi kita disini, su jadi makanan pokok.

MIRAS

Tidak bisa nontong Persipura
Tidak bisa dengar Mambesak
Tidak bisa membela Ukauwo
Tidak bisa ……………………….

Bukan budaya kita
Bukan budaya Papua,
Bukan ………………….
Bukan …………………

Merusak badan
Merusak jati diri
Merusak akhlak
Merusak keluarga

Minum, ada waktunya
Minum, secukupnya
Minum, ditempatnya
Minum, sepuasnya

Di felem felem, budaya barat
Di felem felem, bila stress
Di felem felem, dalam peperangan
Di felem felem, hilangkan lelah
Di felem felem, pengantar tidur
Di felem felem, sebelum pidato
Di felem felem, putuskan urat malu

baro, ko minum untuk apa?
baro, ko minum tujuannya supaya?
baro, ko minum kenapa ribut?
baro, ko minum tabanting sana sini?
baro, ko minum pulang ribut?

Ingat selalu Pastor Nato Gobay Pr
Ingat selalu Pastor Nato Gobay Pr
Ingat selalu Pastor Nato Gobay Pr
Ingat selalu Pastor Nato Gobay Pr



Enembe Sedang Mengikuti Polling Eksodus Mahasiswa Yogya di Media Ini

JAYAPURA - Polling yang dikembangkan situs Swarapapua.com ternyata diikuti oleh berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat biasa hingga pejabat daerah. Setiap hari mereka membuka situs tersebut untuk melihat sejauh mana keinginan masyarakat terhadap rencana eksodus mahasiswa Papua di Yogya keluar dari wilayah tersebut.

Opsi yang ditawarkan dalam polling tersebut ada 5 (lima) point. Pertama, pengunjung menilai, eksodus mahasiswa sangat perlu mengingat cemoohan tersebut sangat menyakiti orang Melanesia. Kedua, Gubernur DIY hingga saat ini belum menarik kembali pernyataan cemoohan tersebut. Ketiga, ada opsi bahwa cemoohan tersebut telah berpengaruh dalam pergaulan sehari-hari dan menurunkan semangat belajar pelajar mahasiswa di Yogya dan Jawa pada umumnya. Keempat, dan oleh karena itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe diminta untuk persiapkan lokasi di Australia atau di Jayapura untuk menampung seluruh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di tanah Jawa.


Hingga per-September 2016 ini, opsi Gubernur Papua untuk siapkan kampus di Australia sangat tinggi. Penyontreng lebih memilih opsi tersebut agar Gubernur Papua mengambil langkah-langkah yang tepat guna menghindari penyakit psikologi yang sedang dialami mahasiswa Papua di Jawa tersebut.

Dikabarkan, Gubernur Papua, Lukas Enembe secara rutin mengikuti polling yang dikembangkan situs ini. Semoga, polling ini semakin bermanfaat, guna menciptakan perdamaian dan peri kemanusiaan yang adil dan beradap.



 

Dibawah Alfredo Vera, Boas Sumbang 1 Gol

BOAS SALOSSA menjadi pahlawan kemenangan Persipura Jayapura atas Bhayangkara Surabaya United pada pekan ke-14 Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Persipura menang 2-1 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jumat (5/8) petang.

Kemenangan ini juga menjadi debut pertama Alfredo Vera, pelatih baru Persipura asal Argentina, yang menggantikan Jafri Sastra karena mengundurkan diri.

Bermain tandang, Persipura justru bermain lebih menyerang. Sejumlah peluang didapat Boaz dan kawan-kawan. Namun, belum ada yang mampu menjebol gawang Surabaya United.

Surabaya United tak tinggal diam. Skuat asuhan Ibnu Grahan ini juga memberi ancaman. Tapi, hingga turun minum, tidak ada gol yang tercipta.

Di babak kedua, kedua tim kembali bermain menyerang. Persipura akhirnya mencetak gol pada menit ke-52 setelah Marinus Mariyanto menyambar umpan Boaz untuk menjebol gawang Wahyu Tri Nugroho.

Tapi, Marinus langsung diganjar kartu kuning kedua yang membuatnya harus keluar lapangan. Sebab, ia merayakan golnya dengan membuka baju. Sebelumnya, Marinus menerima kartu kuning di menit 38.

Tertinggal satu gol dan unggul jumlah pemain, Surabaya United bermain lebih agresif. Upaya itu membuahkan hasil di menit ke-90. Tendangan Thiago Furtuoso menjebol gawang Persipura yang dikawal Dede Sulaiman.

Skor 1-1 membuat lini pertahanan Surabaya United lengah. Sepakan Boaz dari kotak penalti tak mampu diantisipasi kiper Wahyu. Skor 2-1 menutup laga ini.

Dengan hasil ini, Persipura naik ke peringkat lima dengan poin 22 dari 14 pertandingan. Sementara Surabaya United tertahan di peringkat tiga dengan poin 26.

Susunan pemain:
Bhayangkara Surabaya United: 1 Wahyu Tri Nugroho; 5 Otavio Dutra, 34 M. Sahrul Kurniawan, 2 I Putu Gede; 81 Muhammad Hargianto, 6 Evan Dimas Darmono, 86 Khairallah Abdelkbir, 27 Indra Kahfi, 22 Fandi Eko Utomo; 10 Rudi Widodo, 99 Thiago Furtuoso

Persipura Jayapura: 27 Dede Sulaiman; 21 Yustinus Pae, 2 Rony Beroperay, 4 Ricardo Salampessy 32 Muhammad Tahir, 45 Bio Paulin; 13 Ian Louis Kabes, 24 Marinus Mariyanto, 46 Osvaldo Haay; 30 Boakay Eddy Foday, 86 Boaz Solossa.



Patung Emas Bunda Maria Milik Bupati Nabire Dicuri Orang

PATUNG EMAS Bunda Maria milik bupati Nabire, Isaias Douw dicuri maling di kediamannya rumah Negara Malompo Nabire awal bulan Juni 2016 ini. Ketiga patung Bunda Maria itu merupakan pemberian mama tercinta kepada bapak Isaias Douw.

Masing-masing patung terdiri dari 2 Kg emas dan bila dijumlahkan, semuanya 6 Kg emas telah dicuri orang.

Pihak Isaias sudah melaporkan ke polisi dan sedang dalam proses pencarian.

Menurut informasi yang beredar, tidak hanya patung emas Bunda Maria yang dicuri orang, tetapi uang senilai Rp 2 M pun dicuri orang. Siapa gerangan pencuri tersebut, hingga saat ini masih belum diketahui. Masih dalam proses penyidikan.

Yang jelas, rumah kediaman Bupati Nabire, dijaga ketat oleh satpam dan polisi pamong praja. Ada indikasi, orang dalam sendirilah yang mencuri.

Subscribe to this RSS feed

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;