Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Patung Emas Bunda Maria Milik Bupati Nabire Dicuri Orang

Patung Emas Bunda Maria Milik Bupat…

PATUNG EMAS Bunda Ma...

Orang Ini Usul Orang Papua Menjadi Uskup

Orang Ini Usul Orang Papua Menjadi …

MODIO – Ketua Kring ...

Pilkada Langsung Disetujui DPR RI?

Pilkada Langsung Disetujui DPR RI?

JAKARTA - Pemilihan ...

Romo Manuel Musallam: Jika Mesjidmu Terkena Bom, Silakan Adzan dari Gereja Kami

Romo Manuel Musallam: Jika Mesjidmu…

{flike}PALESTINA  - ...

Isu-Isu Ini Beredar Usai Black Brothers Minta Suaka Politik ke Luar Negeri

Isu-Isu Ini Beredar Usai Black Brot…

SUBUH, sekitar pukul...

Jokowi Makan Nasi Goreng Bersama Megawati

Jokowi Makan Nasi Goreng Bersama Me…

JAKARTA - Wacana Gub...

Pemekaran Picu Banyak Konflik di Tanah Papua

Pemekaran Picu Banyak Konflik di Ta…

JAKARTA - Selain per...

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (3/Mumai)

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (3/Mu…

Apakah sikap dan tin...

Deiyai, Nabire, Dogiyai, Intan Jaya dan 243 Kabupaten Akan Pilkada Tahun 2015?

Deiyai, Nabire, Dogiyai, Intan Jaya…

POLEMIK tentang UU P...

Mengenal Tokoh Nuim Khaiyath Sang Legenda Radio Australia

Mengenal Tokoh Nuim Khaiyath Sang L…

Baik buruk hubungan ...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-
Abdul Y Munib (KETUA PWI PROVINSI PAPUA)

Abdul Y Munib (KETUA PWI PROVINSI PAPUA)

Website URL:

Pers Adat Papua Sebuah Gagasan (Secercah Harapan dari Timur/10)

Oleh : Abdul Munib (Ketua PWI Provinsi Papua)

Secercah Harapan dari Timur

Bukan tidak mungkin pergumulan panjang di ranah intelektual ini akan melahirkan konsep yang lebih sempurna yang menjadi pola keterhubungan yang simbiosis mutual. Jakarta akan menerima konsep pemerintahan Adat di atas tanah Adat Papua. Dan Papua juga akan menerima kenyataan baru bahwa, Papua adalah masa depan Indonesia yang sesungguhnya. Bukan hanya dari sisi sumber daya alam, bukan saja dari sisi main bola, melainkan dari segala sisi sisi kehidupan berbangsa bernegara. Papua yang dapat memberi berkat kepada bangsa-bangsa lain di dunia. Dalam sekat-sekat konsep sebuah negara atau diluar sekat. Semua hanya ada di benak pikiran. Bukankah tujuh nama hari juga hanya ada di otak, dialam nyata kita tak bisa membedakan ; apa bedanya Rabu hari ini dan Selasa yang kemarin. Pers Adat kini baru berupa gagasan. Ia ada di alam intelektual. Dengan sebab sempurna, Pers adat akan termanisfestasi dalam Otsus Papua yang telah menyempurna berupa formula keterhubungan yang sejati. Inilah secercah harapan dari timur.

Jayapura, 1 Desember 2014




Pers Adat Papua Sebuah Gagasan (Secercah Harapan dari Timur/9)

Oleh : Abdul Munib (Ketua PWI Provinsi Papua)

Masuknya Pers Adat Dalam Struktur PWI Papua

Ketika saya terpilih menjadi ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua, saya mengajukan penambahan struktur pada struktur organisasi PWI Papua berupa Seksi Pers Adat Papua. Secara mengejutkan ternyata usulan itu dikabulkan oleh Ketua Umum PWI Pusat bapak Margiono. Kelihatannya ini hanya hal sepele, tapi saya merasa ini adalah awal yang baik. Ketua divisi ini adalah Hans Bisay, anak adat dari Pom, Yapen Utara. Dia anak adat yang berjuang gigih menguasai seluruh bidang keilmuan yang ada dalam dunia pers. Dia bisa melakukan semua sub-sub bidang yang ada dalam pekerjaan pers.

Pers Adat Papua Sebuah Gagasan (Secercah Harapan dari Timur/8)

Oleh : Abdul Munib (Ketua PWI Provinsi Papua)

Masyarakat Adat Benteng Pertahanan Terakhir

Kini keadaan manusia semakin individualis. Ditandai berdirinya kota-kota dengan pagar rumah tinggi. Dipeliharanya anjing herder yang jadi penjaga di belakang pintu. Dan menipisnya kepedulian antar sesama. Dalam keadaan seperti ini pers akhirnya harus menyesuaikan diri menjadi penghibur mereka. Berita seperti olah raga dan artis-artis memenuhi halaman mediamasa.

Pers Adat Papua Sebuah Gagasan (Secercah Harapan dari Timur/7)

Oleh : Abdul Munib (Ketua PWI Provinsi Papua)

Bersama Universitas Bertahta di Batok Kepala

Satu hal yang perlu ditegaskan dalam pekerjaan pers adalah bahwa, pekerjaan itu adalah pekerjaan berpikir. Menulis itu bentuk luar yang nampak, bentuk dalamnya adalah berpikir. Pekerjaan lain yang juga memakai alat pikiran adalah mengajar hingga penelitian ilmiah. Dan pekerjaan berpikir paling sederhana dan efektik adalah membaca. Yang dibaca bukan saja huruf-huruf yang ada di buku dalam perpustakaan. Melainkan segala hal yang meliputi semua keberadaan.

Subscribe to this RSS feed