Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Paus Fransiskus Larang Anak Pegang HP di Kamar Tidur

Paus Fransiskus Larang Anak Pegang …

Pasu Fransiskus kemb...

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (1)

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (1)

KOYEIDABAA ialah tok...

Rio Grime (2): Gabungan Air Mood Band dan Seniman Teater Budaya Papua

Rio Grime (2): Gabungan Air Mood Ba…

Musisi dan penyanyi ...

Tetedemai (Kepala Batu)

Tetedemai (Kepala Batu)

Dan pada akhirnya ak...

Edo Kondologit Maju DPR RI dari Dapil 1 Papua

Edo Kondologit Maju DPR RI dari Dap…

Kepada Lenny Tristia...

Ini Pernyataan Jokowi Terkait Tragedi Enarotali

Ini Pernyataan Jokowi Terkait Trage…

Rakyat Papua sudah l...

Paus: Saya Percaya Tuhan, tetapi Bukan Tuhan Katolik

Paus: Saya Percaya Tuhan, tetapi Bu…

{flike}VATICAN  — Pa...

Orang Migani Menyapa Dengan Hati

Orang Migani Menyapa Dengan Hati

Salah satu suku di t...

Pilkada Langsung Disetujui DPR RI?

Pilkada Langsung Disetujui DPR RI?

JAKARTA - Pemilihan ...

Boy, 11, eaten by crocodile in Papua New Guinea

Boy, 11, eaten by crocodile in Papu…

{flike}PNG - The lim...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Ahok Diikat Seumur Hidup?

Ahok Diikat Seumur Hidup?

Siapa tidak tahu politik Jakarta. Siapapun dia yang berpotensi besar menjadi pemimpin kedepan, tetap akan diikat dengan berbagai macam cara.

Negeri ini sekalipun mengedepankan Pancasila dengan ke-bhineka-an, tetapi dalam prakteknya, sangat nampak bahwa, seorang Presiden harus dari suku tertentu dan dari agama tertentu saja.

Ahok, seorang tokoh nasionalis yang sedang tampil dengan jujur dan ceplas ceplos, diterima rakyat Jakarta, bahkan seluruh Indonesia. Tetapi sekelompok orang yang korup dan berduit membencinya. Pernyataannya terkait Al-Maida, justru dimanfaatkan untuk selanjutnya mengunci Ahok di negeri Bhineka Tunggal Ika ini.

Sebenarnya, dalam konteks pembicaraan di rekaman video, Ahok tidak pernah menyindir, menistakan agama pemilik ayat itu. Ahok sebenarnya, dalam konteks pembicaraan, sama sekali tidak menghina atau menuduh Al Maida sebagai ayat keliru, tetapi justru Ahok hendak menyampaikan bahwa orang Kristen atau Budha pun bisa memimpin dimana saja di negara yang berlandaskan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

Dan, pernyataan itu bisa dimengerti oleh para pemuka pemuka agama, tetapi ada dua alasan mendasar mempengaruhi para tokoh tokoh agama di Jakarta mendemo dan berupaya menjatuhkannya.

Pertama, isu sara dimanfaatkan lawan politik untuk menjatuhkan Ahok. Kapolri saja menggelar perkara secara terbuka, sementara aturan melarang. Beberapa Kapolri sebelumnya, ketika lonceng pilkada dibunyikan, polisi tidak pernah terima pengaduhan dalam berbagai bentuk kasus yang melibatkan calon bupati ataupun calon gubernur.

Kedua, bisa saja, masalah ini dimanfaatkan oleh kalangan tertentu yang bermain secara diam diam agar presiden harus dari kalangan tertentu dan dari agama tertentu saja.

Oleh sebab itu, menurut hemat saya, Ahok sekalipun memenangkan Pilkada Jakarta, beliau akan bermalam paling kurang 20 tahun di balik jeruji.

Dimanakah Pancasila, kemana lagi perahu negeri ini akan bermuara. Cuma mereka yang tenang dan bersih-lah yang akan memegang tongkat menuju sempan sambil berdayung melewati ombak, sungai, gunung dan ngarai.

back to top