Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Daniel Wandagau Harapkan Penghargaan  dari Pemda Intan Jaya

Daniel Wandagau Harapkan Penghargaa…

SIANG BOLONG, Sabtu ...

Kinerja dan ULP di Intan Jaya Lebih Tinggi di Tanah Papua

Kinerja dan ULP di Intan Jaya Lebih…

BILOGAI – Upaya peme...

Soal Alkohol, Timika Harus Ikuti Mansinam Manokwari

Soal Alkohol, Timika Harus Ikuti Ma…

{flike}TIMIKA - Sala...

HJT Bijmler (1890 - 1959), Antropolog dan Fotografer

HJT Bijmler (1890 - 1959), Antropol…

Dr. H.J.T. Bijlmer (...

Ruhut: Jokowi Capres, Indonesia Tunggu Kehancuran

Ruhut: Jokowi Capres, Indonesia Tun…

JAKARTA - Juru bicar...

Saatnya Buka Kran Jodoh ke Papua New Guinea

Saatnya Buka Kran Jodoh ke Papua Ne…

{flike}NABIRE - Peme...

Paus Pecat 4 Kardinal Bank Vatikan

Paus Pecat 4 Kardinal Bank Vatikan

{flike}VATIKAN - Pau...

Ada yang Membunuh Persipura?

Ada yang Membunuh Persipura?

KEKALAHAN telak Pers...

4 Intansi Teknis Seriusi Persoalan Pendidikan di Kab Dogiyai

4 Intansi Teknis Seriusi Persoalan …

DOGIYAI – Bertempat ...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Enembe Sedang Mengikuti Polling Eksodus Mahasiswa Yogya di Media Ini

Enembe Sedang Mengikuti Polling Eksodus Mahasiswa Yogya di Media Ini

JAYAPURA - Polling yang dikembangkan situs Swarapapua.com ternyata diikuti oleh berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat biasa hingga pejabat daerah. Setiap hari mereka membuka situs tersebut untuk melihat sejauh mana keinginan masyarakat terhadap rencana eksodus mahasiswa Papua di Yogya keluar dari wilayah tersebut.

Opsi yang ditawarkan dalam polling tersebut ada 5 (lima) point. Pertama, pengunjung menilai, eksodus mahasiswa sangat perlu mengingat cemoohan tersebut sangat menyakiti orang Melanesia. Kedua, Gubernur DIY hingga saat ini belum menarik kembali pernyataan cemoohan tersebut. Ketiga, ada opsi bahwa cemoohan tersebut telah berpengaruh dalam pergaulan sehari-hari dan menurunkan semangat belajar pelajar mahasiswa di Yogya dan Jawa pada umumnya. Keempat, dan oleh karena itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe diminta untuk persiapkan lokasi di Australia atau di Jayapura untuk menampung seluruh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di tanah Jawa.


Hingga per-September 2016 ini, opsi Gubernur Papua untuk siapkan kampus di Australia sangat tinggi. Penyontreng lebih memilih opsi tersebut agar Gubernur Papua mengambil langkah-langkah yang tepat guna menghindari penyakit psikologi yang sedang dialami mahasiswa Papua di Jawa tersebut.

Dikabarkan, Gubernur Papua, Lukas Enembe secara rutin mengikuti polling yang dikembangkan situs ini. Semoga, polling ini semakin bermanfaat, guna menciptakan perdamaian dan peri kemanusiaan yang adil dan beradap.



 

back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;