Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Tetedemai (Kepala Batu)

Tetedemai (Kepala Batu)

Dan pada akhirnya ak...

Prahara Kabupaten Dogiyai

Prahara Kabupaten Dogiyai

Iridescent is a vibr...

Patung Emas Bunda Maria Milik Bupati Nabire Dicuri Orang

Patung Emas Bunda Maria Milik Bupat…

PATUNG EMAS Bunda Ma...

Di Tubuh Seorang Pemabuk

Di Tubuh Seorang Pemabuk

ALKOHOL jelas berbah...

Ini Alasan Numberi Pindah ke Prabowo

Ini Alasan Numberi Pindah ke Prabow…

JAKARTA - Nama bekas...

Pupu Papa Artinya Penghembus Bercahaya?

Pupu Papa Artinya Penghembus Bercah…

ADA BEBERAPA penelit...

Heve long Nauru Palamen i gohet yet

Heve long Nauru Palamen i gohet yet

{flike}PNG - Palamen...

Inii Kedaa Inii Kodaa

Inii Kedaa Inii Kodaa

Jika anda lebih meme...

Kotouki Diselamatkan Lumba-Lumba Sampai Di Malaysia, Ini Kisahnya (1)

Kotouki Diselamatkan Lumba-Lumba Sa…

Pernahkah anda mende...

Ini Seruan Titus Pekei di Hari Noken Se-Dunia

Ini Seruan Titus Pekei di Hari Noke…

{flike}HOLANDIA - No...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Enembe Sedang Mengikuti Polling Eksodus Mahasiswa Yogya di Media Ini

Enembe Sedang Mengikuti Polling Eksodus Mahasiswa Yogya di Media Ini

JAYAPURA - Polling yang dikembangkan situs Swarapapua.com ternyata diikuti oleh berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat biasa hingga pejabat daerah. Setiap hari mereka membuka situs tersebut untuk melihat sejauh mana keinginan masyarakat terhadap rencana eksodus mahasiswa Papua di Yogya keluar dari wilayah tersebut.

Opsi yang ditawarkan dalam polling tersebut ada 5 (lima) point. Pertama, pengunjung menilai, eksodus mahasiswa sangat perlu mengingat cemoohan tersebut sangat menyakiti orang Melanesia. Kedua, Gubernur DIY hingga saat ini belum menarik kembali pernyataan cemoohan tersebut. Ketiga, ada opsi bahwa cemoohan tersebut telah berpengaruh dalam pergaulan sehari-hari dan menurunkan semangat belajar pelajar mahasiswa di Yogya dan Jawa pada umumnya. Keempat, dan oleh karena itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe diminta untuk persiapkan lokasi di Australia atau di Jayapura untuk menampung seluruh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di tanah Jawa.


Hingga per-September 2016 ini, opsi Gubernur Papua untuk siapkan kampus di Australia sangat tinggi. Penyontreng lebih memilih opsi tersebut agar Gubernur Papua mengambil langkah-langkah yang tepat guna menghindari penyakit psikologi yang sedang dialami mahasiswa Papua di Jawa tersebut.

Dikabarkan, Gubernur Papua, Lukas Enembe secara rutin mengikuti polling yang dikembangkan situs ini. Semoga, polling ini semakin bermanfaat, guna menciptakan perdamaian dan peri kemanusiaan yang adil dan beradap.



 

back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;