Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Deiyai, Nabire, Dogiyai, Intan Jaya dan 243 Kabupaten Akan Pilkada Tahun 2015?

Deiyai, Nabire, Dogiyai, Intan Jaya…

POLEMIK tentang UU P...

Kepada Dubes Australia, Enembe Minta Pemerintah Pusat Patuhi UU Otsus

Kepada Dubes Australia, Enembe Mint…

JAYAPURA – Gubernur ...

Benny Giay Kritisi Pelaksanaan KKR di Tanah Papua

Benny Giay Kritisi Pelaksanaan KKR …

JAYAPURA - Pendeta B...

Usai Dibebaskan, 5 Pejuang Papua Merdeka Ini Mengaku Tidak Dendam Pada Polisi Indonesia

Usai Dibebaskan, 5 Pejuang Papua Me…

{flike}JAYAPURA - Ke...

Kapolda: Bisa Bicara Merdeka, Asal Jangan Tembak-Tembak

Kapolda: Bisa Bicara Merdeka, Asal …

JAYAPURA - KEPALA Ke...

H+1 Prabowo - Hatta Unggul di Papua

H+1 Prabowo - Hatta Unggul di Papua

{flike}HOLANDIA - Pa...

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (2)

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (2)

Awalnya, menurut Yak...

Jokowi Berharap Suara di Lampung

Jokowi Berharap Suara di Lampung

JAKARTA - Jokowi ber...

Akadoo - Akagaa, Saling Memahami!

Akadoo - Akagaa, Saling Memahami!

Dunia semakin canggi...

2 Pesan Penting ini Disampaikan Uskup Timika Saat Berkati Makam Auki

2 Pesan Penting ini Disampaikan Usk…

Dalam upaya mewujudk...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Inilah Musuh Kita

Inilah Musuh Kita

MUSUH KITA detik ini adalah keterbelakangan, keterpurukan, ketidaksadaran akan jati diri sejarah dan budaya. Musuh kita hari ini adalah penyebaran HIV/AIDS, peredaran narkoba, putus sekolah dan putus cinta/persahabatan. Mereka yang pamalas ke Mesjid, pemalas ke gereja adalah juga musuh kita hari ini.

Musuh kita hari ini adalah pelanggaran HAM yang selalu dan sering terjadi hari ke hari di tanah Papua. Musuh kita adalah mereka yang setiap hari membawa bedil dan senjata di taman firdaus. Musuh kita ialah perusahaan perusahaan raksasa yang memelihara peperangan di pinggirnya.

Musuh kita hari ini adalah para pemimpin yang korup. Mulai dari kepala kampung hingga Jokowi. Musuh kita ialah pemimpin yang lupa teman, lupa sahabat, lupa rakyat. Padahal ketika berjuang, ia mengharapkan dukungan dari mereka mereka.

Musuh kita hari ini adalah pejabat pejabat yang bekerja tidak berlandaskan kebutuhan daerah. Banyak program copy paste dan tidak menguntungkan rakyat setempat.

Musuh kita hari ini adalah kemalasan. Tidak tahu bertanya pak dosen, mungkin bersihkan halaman, bersihkan baju, ikut ke kebun atau tinbahkan air. Musuh kita hari ini adalah pemerintah pusat yang selalu manja manja orang daerah. Ingat. Orang yang dimanja, tidak bisa berinovasi, berkreasi dan inspirasinya pendek.

Musuh kita hari ini adalah egoisme, kriminal, penindasan, kekerasan dalam rumah tangga, dan penipuan.

Musuh kita bukan teman facebook. Musuh kita bukan teman kelasmu. Musuh kita bukan gurumu. Musuh kita bukan orang lain, tetapi sesungguhnya adalah diri kita sendiri. Aturlah diri kita sendiri. Janganlah setiap hari, siang malam sibuk menyindir orang, bungkus kata kata menutupi maksud busuk dibalik itu, dan karenanya tak satupun kata yang tersimpan dalam hati pembaca. Ia akan bias dan membusuk.

Mulailah hari ini rajin keluarkan keringat, agar selalu muncul inspirasi yang segar dan sehat. Hindari kolestrol tumbuh subur dalam tubuh kita. Sebab disitulah awal dari pemikiran iri hati, dengki dendam dan marah bahaya. Kalau otak kiri dan kanan tidak seimbang, otak tengah akan rusak dan hasilnya kebenaran akan selalu tumpul, sempit dan sesaat. Kebenaran abadi, tidak bisa diubah ubah demi kepentingan. Apabila sebuah kebenaran banyak dibalut dengan kata-kata, sama seperti bangkai tikus, talepas sedikit demi sedikit dan tertinggal tulang.

Kebenaran sesungguhnya adalah memoria pasionis. Berkorban demi teman. Bukan berjuang setiap hari menjatuhkan teman. Koso Manseren; ikutilah Yesus, menderita bersamanya. Sebab kebenaran sesungguhnya ada disana. Dan cuma Dialah, jalan, kebenaran dan hidup. Bukan anda yang selalu ingin mendahului Peristiwa Dadjal di Armageddon.

Musuh kita hari ini adalah diri kita sendiri. Seberapa jauh kita mengontrol dan membersihkan diri untuk menjadi cahaya bagi sesama.



back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;