Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Jokowi Siap Menjadi 01 Republik Indonesia

Jokowi Siap Menjadi 01 Republik Ind…

JAKARTA - Saat blusu...

Kotouki Diselamatkan Lumba-Lumba Sampai Di Malaysia, Ini Kisahnya (2/Habis)

Kotouki Diselamatkan Lumba-Lumba Sa…

WAROPEN - Pada edisi...

H+1 Prabowo - Hatta Unggul di Papua

H+1 Prabowo - Hatta Unggul di Papua

{flike}HOLANDIA - Pa...

Ini Pesan Jan Van Eechoud, Ir Soekarno dan Pendeta Is Kijne Bagi Bangsa Papua

Ini Pesan Jan Van Eechoud, Ir Soeka…

HOLLANDIA - Gubernur...

Rio Grime (2): Gabungan Air Mood Band dan Seniman Teater Budaya Papua

Rio Grime (2): Gabungan Air Mood Ba…

Musisi dan penyanyi ...

Rakyat Mapia Tengah Masih Menunggu Jalan Trans Moanemani Modio

Rakyat Mapia Tengah Masih Menunggu …

POGIBADO - Tokoh mas...

Suara Adzan Siap Menggema di Vatikan

Suara Adzan Siap Menggema di Vatika…

TIMUR TENGAH - Untuk...

Jimi Demianus Iji: Orang Papua Hidup Rukun Antar Agama Sejak Dulu

Jimi Demianus Iji: Orang Papua Hidu…

JAKARTA - "Kami meny...

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (2)

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (2)

Awalnya, menurut Yak...

Kepada Dubes Australia, Enembe Minta Pemerintah Pusat Patuhi UU Otsus

Kepada Dubes Australia, Enembe Mint…

JAYAPURA – Gubernur ...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Di Hari Kebebasan

Di Hari Kebebasan

Orang semua menanti hari kebebasan. Hari dimana setiap orang mengenang masa masa perjuangan, masa masa penderitaan, dan masa-masa penuh tangisan.

Di hari kebebasan, orang bergembira, bersanda gurau, melepas lelah dan tarik sebatang rokok. Bila perlu, berpelukan, tosc segelas Wiski, bersalaman, dan ratapan syukur.

Di hari kebebasan, orang perlu menyadari, sadarkan diri, menyingkap tabir kegelapan, mengangkat kebenaran sejarah, menghargai data dan fakta. De fakto dan de Jure, dua istilah ini tak pernah dibungkam dari sejarah tanah Papua, sekalipun oleh hari kiamat.

Di Bima Sakti ini, manusia menjadi sumber kekuatan utama, yang diberkati oleh Allah, diberi akal dan budi, untuk mengatur dan menyelamatkan sesama. Namun manusia semakin biadap, tak beradap. Manusia sudah mulai memakan manusia lain. Kanibalis dan mulai tak berkeTuhanan.

Manusia sekarang menjadi kekuatan utama merusak alam, perusak paling ulung dengan teknologi tingkat tinggi. Ingin menguasai daerah lain, demi kepentingan perut sesaat. Kebesaran Allah, rasa bangga sebagai ciptaan Allah sudah sirnah dari akal budi kemanusiaan.

Di hari kebebesan, orang perlu menyadari perbuatannya. Saling mengakui perbuatan, saling memohon maaf, dan saling menghargai dan menjunjung tinggi hak hak universal. Itulah manusia sesungguhnya.

Itulah tujuannya, biar malam tidur dengan nyenyak. Orang jujur akan mendapat tanda heran yang satu ke tanda heran yang ke delapan belas. Tetapi semakin kita tidak jujur, maka murka yang satu akan berpindah ke murka yang berikut. Harga diri dan martabat bangsa terinjak dihadapan bangsa bangsa lain.

Sangkakala siap berbunyi. Wahai kawanku, mari bertobat, dan bersyukur di hari kemenangan. Kemegahan alam ini ikut merayakan. Bersorak ria, walaupun dalam kurungan. Sekalipun anda tidak merasakan itu, suasana tetap terasa. 1 Desember harinya.

Di hari kemenangan, yang paling terpenting adalah kesadaran. Kita sadar dan sadar, bahwa kita hidup dalam situasi dan suasana demikian. Dengan demikian, anda dan saya bisa bisa melangkah dengan pasti dan bahkan bisa sebrangi samudra.

Terima kasih Ricky Kayame atas golnya. Walaupun 1 Gol, engkau telah loloskan Persipura di Piala Sudirman, November 2015. Sekalipun Menpora RI pasti mempersiapkan langkah berikut untuk mengganjal Persipura di Iven Internasional.

Dan itulah gobloknya Menpora kita, Poro Bibi.



back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;