Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Rakyat Mapia Tengah Masih Menunggu Jalan Trans Moanemani Modio

Rakyat Mapia Tengah Masih Menunggu …

POGIBADO - Tokoh mas...

Usai Dibebaskan, 5 Pejuang Papua Merdeka Ini Mengaku Tidak Dendam Pada Polisi Indonesia

Usai Dibebaskan, 5 Pejuang Papua Me…

{flike}JAYAPURA - Ke...

Enembe: Pers Asing Boleh Masuk Papua

Enembe: Pers Asing Boleh Masuk Papu…

 Gubernur Provinsi P...

Auki Tekege Ditetapkan Sebagai Tokoh Gereja, Dinas Pendidikan Dogiyai Siap Mendukung

Auki Tekege Ditetapkan Sebagai Toko…

Karya kaum awam pada...

Okai Too Okai

Okai Too Okai

Ia suka berdiri di t...

Diisukan, Ufo Sering Muncul di Mapia - Papua

Diisukan, Ufo Sering Muncul di Mapi…

{flike}BOMOMANI - Me...

Tomas Kamoro Tolak Eksodus PSK Dolly ke Timika

Tomas Kamoro Tolak Eksodus PSK Doll…

{flike}TIMIKA - Toko...

Andy Ayamiseba Share Lagu Vince Gill Untuk Kenang Mimi Fatahan

Andy Ayamiseba Share Lagu Vince Gil…

VANUATU - Sabtu (12/...

Ini Rekomendasi Anak-Anak Terminal Untuk MUBES Meepago

Ini Rekomendasi Anak-Anak Terminal …

MUSYAWARAH BESAR (MU...

Paus Fransiskus Larang Anak Pegang HP di Kamar Tidur

Paus Fransiskus Larang Anak Pegang …

Pasu Fransiskus kemb...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Termakan Sunat

Termakan Sunat

WIKIPEDIA : Lelucon biasanya merupakan cerita pendek atau susunan perkataan yang bersifat lucu. Terdapat beberapa kategori lelucon, dari lelucon sederhana hingga lelucon yang menggunakan sarkasme. Lelucon biasanya menyenangkan untuk sebagian orang, tapi lelucon itu menjadi menyakitkan bagi pihak lainnya.

Termakan Sunat

Suatu hari mas Kanto bikin rumah di SP 4 Topo. Tiga hari berikut, keluarga yang punya rumah datang mengunjungi pekerjaan rumah. Sebagian besar dari rumah itu sudah dibangun.

Rosa, demikian anak bungsu melihat-lihat pembangunan atap rumah. Tak sengaja Rosa melihat Mas Kanto di tiang tengah sedang toki balok. Tapi di tengah celana ada ulat besar tagantung di tengah Paha.

Rosa: "Mas itu apa?"

Kanto: " yang mana".

Rosa: "Tuh yang tengah paha tuh, tagantung".

Kanto: "Oooo itu belatung".

Rosa: "Kok belatungnya besar?"

Kanto: "Ia ini belatung jenis besar tapi su mengecil termakan sunat".

Rosa: "Dokter Sunat Pelanggaran HAM".



"Tak ada gading yang tak retak", begitupun dengan tulisan atau berita yang kami muat di media ini. Dari waktu ke waktu kami akan lakukan penyempurnaan dan perbaikan seperlunya (kecuali opini, essai, catatan pinggir atau artikel). Oleh sebab itu, apabila mau download, mohon perhatikan tanggal akses, identitas penulis dan judul tulisan agar kompatibel dengan referensi anda. Tulisan diatas kami rapikan kembali pada hari Selasa, 03 Februari 2015 08:21

Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 6 Tahun 1987 Tentang Hak Cipta Sebagaimana Telah Diubah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1987. (1) Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi ijin untuk itu, dipidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah). (2) Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagaimana dimaksud ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;