Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Martha Pigome Raih Gelar Doktor Bidang Hukum

Martha Pigome Raih Gelar Doktor Bid…

NABIRE - Ada banyak ...

Orang Migani Menyapa Dengan Hati

Orang Migani Menyapa Dengan Hati

Salah satu suku di t...

Prahara Kabupaten Dogiyai

Prahara Kabupaten Dogiyai

Iridescent is a vibr...

Rais Aam: NU Mengayomi Semua Umat

Rais Aam: NU Mengayomi Semua Umat

GARUT - Pejabat Rais...

Kotouki Diselamatkan Lumba-Lumba Sampai Di Malaysia, Ini Kisahnya (2/Habis)

Kotouki Diselamatkan Lumba-Lumba Sa…

WAROPEN - Pada edisi...

Menteri Yembise Didemo Mama-Mama di Airport Sentani

Menteri Yembise Didemo Mama-Mama di…

SENTANI – Sejumlah m...

The First River of Eden!

The First River of Eden!

  While most people...

Paus Kecam "Kebobrokan" di Vatikan

Paus Kecam "Kebobrokan" d…

{flike}Paus Fransisk...

ARB dan Prabowo Bangun Koalisi, Lalu Siapa Capresnya?

ARB dan Prabowo Bangun Koalisi, Lal…

JAKARTA - Pertemuan ...

Akan Lahir Pemimpin Besar dari Lembah Hijau

Akan Lahir Pemimpin Besar dari Lemb…

{flike}MOANEMANI - P...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Awal Laga 2015, Persipura Kalah dari Persela Lamongan

Awal Laga 2015, Persipura Kalah dari Persela Lamongan

MALANG - Hasil mengejutkan dituai Persipura Jayapura saat hadapi Persela Lamongan dalam turnamen pramusim, Surya Citra Media (SCM) Cup, ketika dikalahkan 0-1 di Stadion Kanjuruhan, Malang. "Mutiara Hitam" tumbang akibat kesalahan sendiri.

Menurunkan para pemain-pemain terbaik, Persipura malah kebobolan di menit ke-20 oleh Pedro Javier. Bomber Persela itu mampu melewati barisan belakang Persipura dan dengan mudah membobol gawang Dede Sulaiman.

Beberapa kali wakil Papua tersebut coba membalas namun skor 1-0 untuk kemenangan Persela tidak berubah. Asisten pelatih Persipura, Metu Duaramury, pun menilai kalau kekalahan tersebut ada andil kesalahan-kesalahan pemainnya sendiri.

"Permainan kita sebenarnya tidak beda jauh. Gol itu bukan karena strategi serangan balik, tapi akibat kesalahan kita saja. Pemain banyak salah operan," ujar Metu pada jumpa pers usai laga.

"Kami masih kurang persiapan. Itu terlihat karena kami belum padu di lapangan. Biasanya tim bisa kompak setelah tiga bulan latihan, kami baru dua minggu terbentung," lanjutnya.

Sementara bagi Persela, kemenangan itu patut disyukuri lantaran timnya dianggap belum siap dan belum lengkap saat SCM Cup dimulai. Pelatih Persela Lamongan, Didik Ludianto, bahkan mengaku beberapa pemainnya bahkan baru merapat dalam hitungan jam di Malang sebelum pertandingan dimulai.

“Kita bersyukur kita dapat poin tiga. Tim baru berkumpul satu minggu setelah Piala Gubernur (Jawa Timur) kemarin. Ini bukan karena saya, tapi saya berterima kasih karena pemain mau bekerja keras,” kata Didik para pemain Persela.

Pertandingan berikutnya di Grup B berlangsung pada Selasa 20 Januari 2015 yang mempertemukan Mitra Kukar melawan Persipura di pertandingan pertama disusul Arema Cronus melawan Persela Lamongan di pertandingan ke dua.

Ini Alasan Kekalahannya

Menurut Mettu Duaramuri, timnya kurang persiapan untuk mengikuti turnamen ini. Lemahnya antisipasi menghalau serangan balik lawan menjadi titik lemah Persipura.

"Kami baru mulai latihan dan persiapan dalam beberapa hari. Kami sebenarnya mendominasi pertandingan, tapi begitu serang balik kami bobol," kata Mettu Duaramuri usai pertandingan dilansir liputan6.com.

"Kami sudah bermain menyerang seperti biasa dan menciptakan banyak peluang. Tapi kami juga banyak salah passing.Selain itu, lawan juga bertahan total dan ini menyulitkan," tambahnya.

Akibat kekalahan ini, Persipura sementara berada di peringkat 3 Grup B SCM Cup. Mutiara Hitam belum mendapat poin. [ist]



back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;