Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Ini Pernyataan Jokowi Terkait Tragedi Enarotali

Ini Pernyataan Jokowi Terkait Trage…

Rakyat Papua sudah l...

Inikah  Hadiah Natal TNI/POLRI Bagi Rakyat Papua di Paniai?

Inikah Hadiah Natal TNI/POLRI Bagi…

TRAGEDI 8 Desember 2...

Tomas Kamoro Tolak Eksodus PSK Dolly ke Timika

Tomas Kamoro Tolak Eksodus PSK Doll…

{flike}TIMIKA - Toko...

Paus Kecam "Kebobrokan" di Vatikan

Paus Kecam "Kebobrokan" d…

{flike}Paus Fransisk...

Akadoo - Akagaa, Saling Memahami!

Akadoo - Akagaa, Saling Memahami!

Dunia semakin canggi...

Saatnya Buka Kran Jodoh ke Papua New Guinea

Saatnya Buka Kran Jodoh ke Papua Ne…

{flike}NABIRE - Peme...

Dialog Papua Jakarta, Butuh Mediator Netral

Dialog Papua Jakarta, Butuh Mediato…

JAKARTA - Pendeta Li...

Novela Nawipa Dapat Pujian dari Prabowo Subianto

Novela Nawipa Dapat Pujian dari Pra…

JAKARTA - Saksi dari...

Rio Grime (1): Berawal dari Teater Budaya Papua di Jakarta

Rio Grime (1): Berawal dari Teater …

Tanah Papua pernah m...

Ketika SBY Resmikan Patung Yesus Kristus di Mansinam

Ketika SBY Resmikan Patung Yesus Kr…

SORONG -  Ahad 24/8,...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Awal Laga 2015, Persipura Kalah dari Persela Lamongan

Awal Laga 2015, Persipura Kalah dari Persela Lamongan

MALANG - Hasil mengejutkan dituai Persipura Jayapura saat hadapi Persela Lamongan dalam turnamen pramusim, Surya Citra Media (SCM) Cup, ketika dikalahkan 0-1 di Stadion Kanjuruhan, Malang. "Mutiara Hitam" tumbang akibat kesalahan sendiri.

Menurunkan para pemain-pemain terbaik, Persipura malah kebobolan di menit ke-20 oleh Pedro Javier. Bomber Persela itu mampu melewati barisan belakang Persipura dan dengan mudah membobol gawang Dede Sulaiman.

Beberapa kali wakil Papua tersebut coba membalas namun skor 1-0 untuk kemenangan Persela tidak berubah. Asisten pelatih Persipura, Metu Duaramury, pun menilai kalau kekalahan tersebut ada andil kesalahan-kesalahan pemainnya sendiri.

"Permainan kita sebenarnya tidak beda jauh. Gol itu bukan karena strategi serangan balik, tapi akibat kesalahan kita saja. Pemain banyak salah operan," ujar Metu pada jumpa pers usai laga.

"Kami masih kurang persiapan. Itu terlihat karena kami belum padu di lapangan. Biasanya tim bisa kompak setelah tiga bulan latihan, kami baru dua minggu terbentung," lanjutnya.

Sementara bagi Persela, kemenangan itu patut disyukuri lantaran timnya dianggap belum siap dan belum lengkap saat SCM Cup dimulai. Pelatih Persela Lamongan, Didik Ludianto, bahkan mengaku beberapa pemainnya bahkan baru merapat dalam hitungan jam di Malang sebelum pertandingan dimulai.

“Kita bersyukur kita dapat poin tiga. Tim baru berkumpul satu minggu setelah Piala Gubernur (Jawa Timur) kemarin. Ini bukan karena saya, tapi saya berterima kasih karena pemain mau bekerja keras,” kata Didik para pemain Persela.

Pertandingan berikutnya di Grup B berlangsung pada Selasa 20 Januari 2015 yang mempertemukan Mitra Kukar melawan Persipura di pertandingan pertama disusul Arema Cronus melawan Persela Lamongan di pertandingan ke dua.

Ini Alasan Kekalahannya

Menurut Mettu Duaramuri, timnya kurang persiapan untuk mengikuti turnamen ini. Lemahnya antisipasi menghalau serangan balik lawan menjadi titik lemah Persipura.

"Kami baru mulai latihan dan persiapan dalam beberapa hari. Kami sebenarnya mendominasi pertandingan, tapi begitu serang balik kami bobol," kata Mettu Duaramuri usai pertandingan dilansir liputan6.com.

"Kami sudah bermain menyerang seperti biasa dan menciptakan banyak peluang. Tapi kami juga banyak salah passing.Selain itu, lawan juga bertahan total dan ini menyulitkan," tambahnya.

Akibat kekalahan ini, Persipura sementara berada di peringkat 3 Grup B SCM Cup. Mutiara Hitam belum mendapat poin. [ist]



back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;