Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Heve long Nauru Palamen i gohet yet

Heve long Nauru Palamen i gohet yet

{flike}PNG - Palamen...

Majalah Pelita Papua di Merauke Dilarang Cetak

Majalah Pelita Papua di Merauke Dil…

MERAUKE - Juli  2013...

Mengapa Kami Menggunakan Nama Taman Firdaus?

Mengapa Kami Menggunakan Nama Taman…

Oleh: Engelbertus P ...

7

7

Kami tolak hukum ada...

Pupu Papa Artinya Penghembus Bercahaya?

Pupu Papa Artinya Penghembus Bercah…

ADA BEBERAPA penelit...

Dibalik Keindahan Kepulauan Raja Empat yang Telah Mendunia

Dibalik Keindahan Kepulauan Raja Em…

KEPULAUAN Raja Ampat...

Fransiskus, Paus Revolusioner

Fransiskus, Paus Revolusioner

Oleh: Trias Kuncahyo...

Jokowi Makan Nasi Goreng Bersama Megawati

Jokowi Makan Nasi Goreng Bersama Me…

JAKARTA - Wacana Gub...

Sejak 100 Tahun Lalu?

Sejak 100 Tahun Lalu?

PARA AHLI Alkitab me...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Noak Nawipa Minta Jokowi Siapkan Papua Sebagai Negara Baru

Noak Nawipa Minta Jokowi Siapkan Papua Sebagai Negara Baru

JAYAPURA - Tokoh agama dan intelektual tanah Papua, Pendeta Dr. Noakh Nawipa dalam suratnya menyampaikan kepada presiden Republik Indonesia, Joko Widodo agar sebelum berbicara tentang hak kemerdekaan bagi rakyat Palestina, lebih dahulu melihat status politik Papua.

Dalam surat terbuka yang diupdate tanggal 5 Januari 2015 melalui akun facebook pribadinya itu, Nawipa mendesak kepada Jokowi untuk segera menyiapkan Papua sebagai sebuah negara baru.

Berikut isi surat terbuka secara lengkap yang dikutip Hendrikus Yeimo dari majalahselangkah.com:

Kepada yth. Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia di Jakarta.

Salam sejahtera. Saya, Pdt. DR. Noakh Nawipa, Ed.D. sebagai salah satu intelektual dan tokoh agama di Tanah Papua dengan terus terang memohon kepada yang mulia, Bapak Presiden RI untuk dpt kiranya segera menyiapkan Papua sebagai satu negara baru sebelum berbicara ttg hak kemerdekaan rakyat Palestina.

Hal ini saya ajukan secara terbuka karena: 1). Kemerdekaan adalah hak segala bangsa sesuai dgn bunyi pembukaan UUD 45. 2). Hampir 70% rakyat papua menginginkan damai dan kebebasan dari militerisme dan rasialisme juga kolonialisme Indonesia selama 50 tahun Indonesia di Tanah Papua. 3). Integrasi Papua dalam NKRI telah gagal total. Otsus tidak berjalan dgn baik juga pemerintah RI tdk serius membangun Papua. 4). Masa depan Papua dalam NKRI terancam punah, khususnya org alsi papua terancam genocide dan dunia akan tanya itu kepada Indonesia. 5). Indonesia akan menjadi negara maritim terbesar di Asia Pasifik dan sahabat papua yg sangat menentukan dalam era perdagangan bebas.

Berdasarkan poin2 pokok di atas ini, saya mengajukan permohonan ini secara damai. Atas perhatian Bapak Presiden, saya menyampaikan banyak terima kasih. Jayapura, 5 Januari 2015. Dari sahabat anda dalam damai, Pdt. DR. Noakh Nawipa, Ed.D. (teruskan kpd yang mulia Bpk Jokowi, Presiden RI). [ist]



back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;