Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Ini Pesan Jan Van Eechoud, Ir Soekarno dan Pendeta Is Kijne Bagi Bangsa Papua

Ini Pesan Jan Van Eechoud, Ir Soeka…

HOLLANDIA - Gubernur...

Paus Fransiskus Larang Anak Pegang HP di Kamar Tidur

Paus Fransiskus Larang Anak Pegang …

Pasu Fransiskus kemb...

Minta Referendum, Mahasiswa Papua Tolak Pemekaran dan Transmigrasi

Minta Referendum, Mahasiswa Papua T…

MAHASISWA PAPUA yang...

Fransiskus, Paus Revolusioner

Fransiskus, Paus Revolusioner

Oleh: Trias Kuncahyo...

Di Tubuh Seorang Pemabuk

Di Tubuh Seorang Pemabuk

ALKOHOL jelas berbah...

Paus Kecam "Kebobrokan" di Vatikan

Paus Kecam "Kebobrokan" d…

{flike}Paus Fransisk...

Deiyai, Nabire, Dogiyai, Intan Jaya dan 243 Kabupaten Akan Pilkada Tahun 2015?

Deiyai, Nabire, Dogiyai, Intan Jaya…

POLEMIK tentang UU P...

Degey: Saatnya Orang Mapia Bikin Kabupaten Sendiri

Degey: Saatnya Orang Mapia Bikin Ka…

MOAEMANI-Kepala Dist...

Ambrosius Degey:  Ingin Mewakili Rakyat LSM (1)

Ambrosius Degey: Ingin Mewakili Ra…

NABIRE - Direktur Ya...

Tomas Kamoro Tolak Eksodus PSK Dolly ke Timika

Tomas Kamoro Tolak Eksodus PSK Doll…

{flike}TIMIKA - Toko...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Ini Surat Franz Magnis Suseno Untuk Jokowi Soal Papua (+Download)

Franz Magnis Suseno (Foto: Suarakita.org) Franz Magnis Suseno (Foto: Suarakita.org)

JAKARTA - Budayawan Franz Magnis-Suseno mengirim surat untuk Presiden Jokowi Widodo terkait rencana Jokowi menghadiri perayaan Natal di Papua. Surat tersebut ditayangkan di situs Harian berbahasa Inggris, thejakartapost.com di rubrik Readers Forum.

Jakarta Post memasang judul "Your letters: Jokowi does not need to go to Papua" atas surat Franz Magnis-Suseno. Dalam surat yang ditayangkan Selasa (23/12/2014) tersebut, sang budayawan menegaskan bahwa mayoritas penduduk Papua di mana 90 persen adalah pemilih Jokowi-JK, tak mengharap kehadiran Presiden RI.

"Dengan mengabaikan pembunuhan lima warga tak bersenjata dan 21 warga luka di Paniai oleh aparat keamanan 10 hari lalu, presiden telah menunjukkan bahwa dia tak ambil pusing terhadap nyawa warga Papua,"  Franz Magnis-Suseno dilansir Kompas.com dan sejumlah media di tanah air.

Lebih lanjut dituliskan bahwa Presiden Jokowi telah gagal membuktikan bahwa 'Jakarta' benar-benar menganggap bahwa rakyat Papua sebagai warga negara Indonesia dan sebagai manusia. "Tidak bagi Jokowi, ini kejadian biasa. Seperti pendahulunya, ia tak akan melaksanakan investigasi serius terhadap kekejaman yang dilakukan aparat keamanan di sana."

Di bagian akhir, Romo Magnis menulis kritik pedas terhadap Presiden Jokowi. "Hanya butuh waktu kurang dari dua bulan masa kerja bagi Presiden baru ini untuk menunjukkan bahwa dia hanyalah seorang politisi yang mengincar kekuasaan seperti yang lain", tulis Pastor Franz Magnis-Suseno.(kcm/pi/ist)

back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;