Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Paus Kecam "Kebobrokan" di Vatikan

Paus Kecam "Kebobrokan" d…

{flike}Paus Fransisk...

Ingin Kuliah ke Australia?

Ingin Kuliah ke Australia?

ANDA ingin kuliah ke...

Pilkada Langsung Disetujui DPR RI?

Pilkada Langsung Disetujui DPR RI?

JAKARTA - Pemilihan ...

Kisah Auki (2): Misa Pertama dan Kehadiran Agama Kristen Protestan

Kisah Auki (2): Misa Pertama dan Ke…

Pada tanggal 21 Dese...

Wahai Anakku Cantik

Wahai Anakku Cantik

Wahai anakku cantik,...

Enembe: Pers Asing Boleh Masuk Papua

Enembe: Pers Asing Boleh Masuk Papu…

 Gubernur Provinsi P...

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (2)

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (2)

Awalnya, menurut Yak...

Noak Nawipa Minta Jokowi Siapkan Papua Sebagai Negara Baru

Noak Nawipa Minta Jokowi Siapkan Pa…

JAYAPURA - Tokoh aga...

Jokowi Berharap Suara di Lampung

Jokowi Berharap Suara di Lampung

JAKARTA - Jokowi ber...

Jokowi Siap Menjadi 01 Republik Indonesia

Jokowi Siap Menjadi 01 Republik Ind…

JAKARTA - Saat blusu...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Jokowi Diminta Tegas Soal Penembakan di Papua

Ilustrasi Jokowi di https://www.lintas.me/ Ilustrasi Jokowi di https://www.lintas.me/

PESEKUTUAN Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) meminta Presiden RI Jokowi tegas terhadap persoalan pelanggaran HAM di Tanah Papua. Terutama tragedi 8 Desember 2014 di Enarotali yang telah menewaskan 4 orang.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Eksekutif Bidang Diakonia Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Jeirry Sumampouw, kepada Kantor Berita Politik RMOL, dilansir jpnn.com, edisi Sabtu (13/12).

"Saya melihat protes beberapa Gereja terhadap rencana kehadiran Jokowi itu berkaitan dengan belum adanya sikap, atau minimal pernyataan tegas, dari presiden atas kasus penembakan di Paniai. Penolakan itu kan baru datang dua hari lalu, sedangkan kasusnya sudah mengendap seminggu ini tanpa ada respon apapun dari presiden", ujar Sumampow. 


PGI meminta Jokowi segera memperlihatkan sikap yang tegas atas tragedi penembakan dimana 4 ditembak mati di tempat, seorang lagi meninggal di RSUD Paniai, dan sisanya, 17 orang luka-luka, di Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua.

Jeirry juga menegaskan bahwa perayaan Natal tidak bisa dikaitkan dengan situasi politik apa pun. Namun tragedi kemanusiaan di Paniai berdekatan dengan Natal, maka ada penolakan terhadap kedatangan Jokowi ke Jayapura. 

"Kalau Jokowi masih mau tetap ke Papua, harus berikan sikap dulu. Saya kira itu prasyarat supaya bisa diterima lebih baik. Kalau rakyat Papua merayakan Natal tidak dalam suasana yang tidak lega dan damai, tidak ada artinya. Yang ada, kehadiran pemerintah di sana adalah seremonial belaka," sambung Jeirry.

"Tapi, ini semua tidak boleh lagi dalam kata dan retorika, padahal slogan Jokowi adalah 'kerja, kerja kerja'. Nah, sikap Jokowi ini yang belum dilihat rakyat Papua dan kita semua juga belum melihatnya," tegas Jeirry. (jpnn.com/swp) 

back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;