Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Daniel Wandagau Harapkan Penghargaan  dari Pemda Intan Jaya

Daniel Wandagau Harapkan Penghargaa…

SIANG BOLONG, Sabtu ...

Jokowi Berharap Suara di Lampung

Jokowi Berharap Suara di Lampung

JAKARTA - Jokowi ber...

Benny Giay Tegas Tolak Pemekaran dan Transmigrasi

Benny Giay Tegas Tolak Pemekaran da…

SETELAH sebelumnya, ...

Martha Pigome Raih Gelar Doktor Bidang Hukum

Martha Pigome Raih Gelar Doktor Bid…

NABIRE - Ada banyak ...

Ini Alasan Megawati Pilih Jokowi Maju Presiden RI

Ini Alasan Megawati Pilih Jokowi Ma…

{flike}SURABAYA - Me...

Vanuatu's Prime Minister Joe Natuman Support for West Papuan Independence

Vanuatu's Prime Minister Joe Natuma…

PASIFIC - Vanuatu's ...

Mencari Hilangnya Kisah Taman Eden di Tanah Papua

Mencari Hilangnya Kisah Taman Eden …

KISAH TAMAN EDEN dit...

Kotouki Diselamatkan Lumba-Lumba Sampai Di Malaysia, Ini Kisahnya (1)

Kotouki Diselamatkan Lumba-Lumba Sa…

Pernahkah anda mende...

Heve long Nauru Palamen i gohet yet

Heve long Nauru Palamen i gohet yet

{flike}PNG - Palamen...

HJT Bijmler (1890 - 1959), Antropolog dan Fotografer

HJT Bijmler (1890 - 1959), Antropol…

Dr. H.J.T. Bijlmer (...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Membongkar Kasus Pencurian Motor (2)

Membongkar Kasus Pencurian Motor (2)

Hilang di RSUD, Dapat di Bengkel KPR


KITA mulai dari pengakuan ibu Sanadi (38) di Kalibobo. Ibu dua anak ini miliki motor Jupiter. Dibeli di CV Sinar Pagi 2010 lalu. Motor masih baru dan tidak ada kerusakan.
 
Pada september 2013 lalu, ibu Sanadi terpaksa antar anaknya yang baru berumur 3 tahun ke RSUD Nabire akibat serampak. Sebelum masuk ruang instalasi, mama Sanadi parkir motor di depan ruang rekam medic. Persis bagian kanan dari ruang depan (instalasi) RSUD Nabire.
 
Dirinya tidak terlalu pusing dengan motor yang diparkirnya. Dia anggap saja motornya aman dan ia urus anaknya yang harus diimpus.
 
Tak lama kemudian, dia suruh adiknya Martha (32) untuk pulang ke rumah ambil thermos dan makanan secukupnya sambil kasih kunci motor.
 
Sesampai di parkiran motor, Martha tidak melihat Jupiter. Ia lekas kembali ke kakaknya tanya  motor tadi parkir dimana. 
 
"Bah adik, di depan ruang rekam medic," ujar ibu Sanadi sambil lompat keluar.
 
Dan benar. Di tempat yang ia parkir, motor sudah tidak. Mama Sanadi tidak percaya dan langsung taduduk disitu. Ia pun kemudian bertanya kepada beberapa orang yang berdiri tidak jauh dari situ. Semua mengaku tidak tahu. Keliling di depan, hingga di belakang RSUD, tak ada jejak Jupiter disitu. Ia pun bertanya apakah RSUD ada Satpam atau tidak, tapi memang tidak ada.
 
Sudah uang tidak ada, mau pulang ambil makanan tidak ada uang ojek, mau rawat inap anaknya yang sedang sakit 
apalagi pergi lapor polisi. Dirinya hanya menangis, walau kemudian dihibur adiknya Martha dan membantu sedikit uang sedikit.
 
Martha pun kemudian lengkapi segala keperluan dan kastau saudara-saudarinya di kompleks bahwa motor mama Sanadi barusan ini hilang di rumah sakit Siriwini.
 
Apa yang dilakukan saudara saudarinya kemudian? Tepat pada pukul 6:20 teman-teman Martha meluncur ke Siriwini. Semua bengkel yang ada disitu diketok. Mereka sampaikan, bila ada motor yang meminta bantuan untuk membukakan kunci, agar lapor ke polisi atau ke nomor telepon yang mereka tinggalkan.
 
Upaya ini cukup berhasil. Dua hari setelah motor hilang, dibengkel pintu masuk KPR orang bengkel melihat motor Jupiter sudah diparkir didepan bengkel. Ada dua pemuda ada mondar mandir di jalan. Setelah melihat bengkel dibuka, kedua pemuda itu menghampiri orang bengkel dan meminta tolong pasangkan kunci baru. Mereka sodorkan Rp 300.000 biar pekerjaannya dipercepat.
 
"Okey saya akan pasangkan tapi kamu dua sabar ya, sa ambil alat alat dulu," ujar om bengkel sambil masuk kedalam rumah ambil Handphone.
 
Om bengkel langsung kirim sms ke keluarga mama Sanadi bahwa motor yang kalian cari ada di bengkelnya sehingga datang cek.
 
Tidak sampai setengah jam, rombongan masyarakat Kalibobo tiba di TKP alias di bengkel yang ditaro motor. Anehnya, kedua pemuda yang mencuri motor, tidak ada di tempat. Om bengkel bilang, mereka ada pergi beli rokok di kios sebelah. Dicek sampai tempat yang amat jauh, kedua pemuda sudah hilang. 
 
Para pemuda itupun kemudian mengecek DS dan nomor mesin, ternyata sama dan merekapun membawa pulang motor Jupiter milik mama Sanadi ke rumah Sakit.
 
Mereka hanya titip pesan, bila dua pemuda itu datang minta kembali uang Rp 300 ratus, maka langsung telepon supaya mereka mau melihat dan memperbaiki muka dari kedua pemuda itu. [n]
 


"Tak ada gading yang tak retak", begitupun dengan tulisan atau berita yang kami muat di media ini. Dari waktu ke waktu kami akan lakukan penyempurnaan dan perbaikan seperlunya (kecuali opini, essai, catatan pinggir atau artikel). Oleh sebab itu, apabila mau download, mohon perhatikan tanggal akses, identitas penulis dan judul tulisan agar kompatibel dengan referensi anda. Tulisan diatas kami rapikan kembali pada hari Selasa, 26 July 2016 14:07

Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 6 Tahun 1987 Tentang Hak Cipta Sebagaimana Telah Diubah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1987. (1) Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi ijin untuk itu, dipidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah). (2) Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagaimana dimaksud ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;