Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Membongkar Kasus Pencurian Motor (1)

Membongkar Kasus Pencurian Motor (1)

PENCURIAN motor di Kabupaten Nabire sudah sangat tinggi. Hampir di seluruh tempat mengeluh. Ada yang kehilangan motor Vixon, Yamaha Jupiter, Mio, Susuki hingga jenis sepeda.

Puluhan motor sudah didapat kembali pemiliknya. Tetapi masih banyak lagi yang belum ketemu. Mereka masih mencari dimana keberadaan motor yang dibeli dengan harga tidak sedikit.

Pemilik motor sudah mengadu ke pihak berwajib, dalam hal ini Polisi. Mereka sertakan DS motor, nomor mesin, STNK, SIM dll. Namun ada yang sudah dapat dan masih banyak yang dalam proses pencarian.

Tidak sedikit pula yang lari ke orang pintar. Jasa ini paling banyak digunakan karena melalui jalur ini, banyak motor didapat alias dikembalikan kepada pemiliknya.

Sekarang disini yang menjadi persoalan adalah, apakah pencurian motor yang makin marak di daerah ini sudah dibongkar mata rantainya? Bagaimana peran masyarakat melihat persoalan Curanmor, bagaimana upaya upaya preventif? Kelompok kelompok mana saja yang sering melakukan pencurian? Kerja sama dengan bengkel bengkel mana? Adakah mafia dalam pencurian motor di daerah ini? ikuti terus kupasannya dalam bentuk cerita pendek. (n)


"Tak ada gading yang tak retak", begitupun dengan tulisan atau berita yang kami muat di media ini. Dari waktu ke waktu kami akan lakukan penyempurnaan dan perbaikan seperlunya (kecuali opini, essai, catatan pinggir atau artikel). Oleh sebab itu, apabila mau download, mohon perhatikan tanggal akses, identitas penulis dan judul tulisan agar kompatibel dengan referensi anda. Tulisan diatas kami rapikan kembali pada hari Selasa, 26 July 2016 14:04

Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 6 Tahun 1987 Tentang Hak Cipta Sebagaimana Telah Diubah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1987. (1) Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi ijin untuk itu, dipidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah). (2) Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagaimana dimaksud ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;