Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Ada yang Membunuh Persipura?

Ada yang Membunuh Persipura?

KEKALAHAN telak Pers...

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (3/Mumai)

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (3/Mu…

Apakah sikap dan tin...

Enembe Secara Tegas Menolak Pemekaran di Tanah Papua

Enembe Secara Tegas Menolak Pemekar…

HOLLANDIA – Pernyata...

Mudestus Nokuwo Minta Masyarakat Kurangi ke Bomomani dan Moanemani

Mudestus Nokuwo Minta Masyarakat Ku…

Putaapa- Mudestus No...

Warga Vanimo Suka Masakan Khas Indonesia

Warga Vanimo Suka Masakan Khas Indo…

{flike}VANIMO - Keti...

Enembe Sedang Mengikuti Polling Eksodus Mahasiswa Yogya di Media Ini

Enembe Sedang Mengikuti Polling Eks…

JAYAPURA - Polling y...

Jokowi Diminta Tegas Soal Penembakan di Papua

Jokowi Diminta Tegas Soal Penembaka…

PESEKUTUAN Gereja-Ge...

Menteri Yembise Didemo Mama-Mama di Airport Sentani

Menteri Yembise Didemo Mama-Mama di…

SENTANI – Sejumlah m...

Bupati Tabuni Gagal Membangun Intan Jaya?

Bupati Tabuni Gagal Membangun Intan…

Pada dasarnya bupati...

Paus: Saya Percaya Tuhan, tetapi Bukan Tuhan Katolik

Paus: Saya Percaya Tuhan, tetapi Bu…

{flike}VATICAN  — Pa...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Lagi, SBY Sindir Jokowi di Twitter

Presiden RI ke-6, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjukkan ruang sidang kabinet kepada Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu. Presiden RI ke-6, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjukkan ruang sidang kabinet kepada Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu.
BEBERAPA hari lalu, media sosial ramai. Bukan karena artis yang tengah membuat sensasi. Namun karena kicauan-kicauan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono di Twitter yang seolah-olah menyindir Presiden Joko Widodo.
 
Awalnya, dalam akun Twitter @SBYudhoyono berkicau soal kepemimpinan diktator dan tirani. Dalam tweet-nya, ia menyebut bahwa pemimpin yang selalu dianggap benar berpotensi melakukan kepemimpinan seperti itu.
 
Lalu pada Jumat malam, 28 November 2014, tweet itu seakan "dijawab" Jokowi dalam status Facebook miliknya, Ir H Joko Widodo.
 
Rupanya, aksi saling sindir ini masih terus berlanjut. SBY pun menyampaikannya dengan mengutip berbagai pepatah.
 
"Dalam politik, pencitraan itu biasa. Tapi, jika sangat berlebihan bisa menurunkan kepercayaan rakyat. "Angkuh terbawa, tampan tertinggal" *SBY*," tulisnya.
 
Dalam tweet berikutnya, SBY juga menyindir soal bicara yang sepatutnya dilakukan oleh seorang pemimpin serta pencitraan.
 
""Diam itu emas", jika tidak perlu bicara, diamlah. "Bicara itu perak", jika harus bicara, bicaralah. Tetapi bermutu & bermanfaat. *SBY*."
 
Bahkan, SBY juga memasukkan pepatah 'tong kosong nyaring bunyinya' dalam tweet tersebut. 
 
""Tong kosong nyaring bunyinya". Akan lebih bijak jika tong yang masih kosong diisi dulu. Isilah dengan pengetahuan & pengalaman. *SBY*."


back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;