Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Paus Pecat 4 Kardinal Bank Vatikan

Paus Pecat 4 Kardinal Bank Vatikan

{flike}VATIKAN - Pau...

Paus Kecam "Kebobrokan" di Vatikan

Paus Kecam "Kebobrokan" d…

{flike}Paus Fransisk...

Sering Terjadi Penembakan: Dua Kabupaten Ini Diminta Ditutup

Sering Terjadi Penembakan: Dua Kabu…

HOLLANDIA - Beberapa...

Buku Yoman Dijual Diam-Diam

Buku Yoman Dijual Diam-Diam

{flike}HOLANDIA - Ho...

Akan Lahir Pemimpin Besar dari Lembah Hijau

Akan Lahir Pemimpin Besar dari Lemb…

{flike}MOANEMANI - P...

Saatnya Buka Kran Jodoh ke Papua New Guinea

Saatnya Buka Kran Jodoh ke Papua Ne…

{flike}NABIRE - Peme...

Rio Grime (1): Berawal dari Teater Budaya Papua di Jakarta

Rio Grime (1): Berawal dari Teater …

Tanah Papua pernah m...

Kangguru, Pelompat Jarak Jauh

Kangguru, Pelompat Jarak Jauh

SIAPA yang tidak tah...

Pemekaran Picu Banyak Konflik di Tanah Papua

Pemekaran Picu Banyak Konflik di Ta…

JAKARTA - Selain per...

4 Intansi Teknis Seriusi Persoalan Pendidikan di Kab Dogiyai

4 Intansi Teknis Seriusi Persoalan …

DOGIYAI – Bertempat ...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Minta Referendum, Mahasiswa Papua Tolak Pemekaran dan Transmigrasi

Rakyat Papua Tolak Otsus, Pemekaran dan apalagi program Transmigrasi. Rakyat Minta Referendum. (Foto: suarakolaitaga.blogspot.com) Rakyat Papua Tolak Otsus, Pemekaran dan apalagi program Transmigrasi. Rakyat Minta Referendum. (Foto: suarakolaitaga.blogspot.com)

MAHASISWA PAPUA yang berada di Jayapura dan sekitarnya, Senin 17/11 menduduki Gedung DPRD Provinsi Papua. Tujuang kedatangan mahasiswa yaitu mau menolak program transmigrasi dan pemekaran di tanah Papua dan Papua Barat. 

Kedatangan mahasiswa membawa sejumlah spanduk dan pamflet, bertujuan untuk menyampaikan aspirasi kepada anggota DPR Papua terkait  dua program Jokowi  yang menyakiti hati Papua.

“Saat ini yang dibutuhkan Papua bukan penambahan penduduk dan pejabat baru, tetapi pemerintahan Jokowi harus fokus menyelesaikan masalah dasar persoalan Papua. Jika orang transmigrasi dari Jawa didatangkan ke Papua akan menambah masalah baru. Sebab akan mengkriminalisasi orang Papua di Tanahnya sendiri. Jadi kami tegas menolak transmigrasi,” kata Pontius Mogodoman dilansir bintangpapua.com.

Ribuan mahasiswa Jayapura, sebelum tiba di pusat kota Jayapura, mereka melakukan jalan kaki dari Expo Waena, tembus Abepura, melintasi gunung Skyline dan masuk ke ibu kota Jayapura. Mereka membawa spanduk penolakan pemekaran dan transmigrasi di tanah Papua.

Pimpinan fakultas teknik, Arius Yahuli menyatakan, kebijakan diatas kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat terhadap orang Papua dalam hal ini otsus plus yang sudah ditolak, maka kebijakan pemerintah pusat mendatangkan transmigrasi ke Papua juga ditolak secara tegas.

“Apakah Papua merupakan daerah transmigrasi? Hari ini mahasiswa bersama rakyat Papua datang semua menolak kebijakan pemerintah pusat di Papua.  Solusinya kami hanya  meminta referendum,” katanya disambut meriah para pendukung demo.

Untuk itu, mahasiswa Papua datang dihadapan anggota DPR Papua untuk meminta dan memohon kepada anggota dewan yang dipilih rakyat untuk mengeluarkan surat kebijakan program transmigrasi di tanah Papua sehingga  orang Papua bebas berkarya di tanah ini bukan dikuasai oleh orang luar Papua.

“Kami tidak mau ada perang, kami juga minta kepada aparat keamanan sebagai perpanjangan tangan untuk menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat menolak Otsus Plus dan kali ini Papua menolak Transmigrasi dan meminta untuk referendum,” tukas Arius.

Arius kembali menegaskan, Gubernur Provinsi Papua secara tegas telah menolak transmigrasi di tanah Papua dan kali meminta  penjelasan dan sikap dari anggota DPR Papua. Ditempat yang sama,  Presiden Mahasiswa Umel Mandiri Yohanes Magai dalam orasinya mengatakan, pihaknya menolak program transmigrasi karena akan semakin membuat orang asli Papua tersisih sehingga meminta meminta kepada anggota DPR Papua agar dalam sidang paripurna perdana periode 2014-2019 hal pertama yang harus dibahas mengenai kependudukan. (bp/tj/swp)



 

back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;