Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Ambrosius Degey: Ingin Mewakili Rakyat LSM (2)

Ambrosius Degey: Ingin Mewakili Rak…

SUGAPA - Perjuangan ...

Biar Jelek, Dia Temanmu

Biar Jelek, Dia Temanmu

1). Apa yang kita bu...

2 Pesan Penting ini Disampaikan Uskup Timika Saat Berkati Makam Auki

2 Pesan Penting ini Disampaikan Usk…

Dalam upaya mewujudk...

Hatta Umumkan Capres Setelah Pileg

Hatta Umumkan Capres Setelah Pileg

CILACAP - Ketua Umum...

Buku Yoman Dijual Diam-Diam

Buku Yoman Dijual Diam-Diam

{flike}HOLANDIA - Ho...

Taman Eden Menurut Kamus Ensiklopedi Alkitab Masa Kini

Taman Eden Menurut Kamus Ensikloped…

KISAH Taman Eden dit...

TNI dan OPM Diminta Stop Baku Tembak

TNI dan OPM Diminta Stop Baku Temba…

JAYAPURA - Ketua  Si...

Ini Kesaksian Novela Nawipa yang Menghebohkan itu

Ini Kesaksian Novela Nawipa yang Me…

JAKARTA - Sebelumnya...

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (3/Mumai)

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (3/Mu…

Apakah sikap dan tin...

Ada yang Membunuh Persipura?

Ada yang Membunuh Persipura?

KEKALAHAN telak Pers...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Persib Juara, Tapi Persipura Sudah Menang

Persipura Jayapura ketika masih diperkuat Sah Rahan. Foto: bolaindonesia.com Persipura Jayapura ketika masih diperkuat Sah Rahan. Foto: bolaindonesia.com

JAKABARING – Perhelatan partai final ISL 2013/2014 yang mempertemukan dua raksasa  lama (1980-1990) antara Persipura Jayapura dan Persib Bandung boleh dibilang menegangkan. Disatu sisi, Persipura harus menyempurnakan bintang empat menjadi bintang lima. Dilain pihak, Persib harus menang untuk mengulang kemenangan yang pernah diraiah 19 tahun silam.

Banyak yang kecewa, khususnya pecinta Persipura Jayapura, ada yang tidak enak makan sampai H-5 ini. Tetapi Persib berpesta selama 3 hari 3 malam. Itulah pertandingan, ada kemenangan dan ada pula kekalahan.

Dicatat, Partai Persipura dan Persib kemarin, kedua kubu telah menampilkan tempo pertandingan yang tinggi. Seperempat menit awal, ball position, 85,2% dipegang Persipura. Hal ini terbukti dengan lahirnya gol dari kaki “si kalem” Ian Louis Kabes.  

Bio dan Kabes yang tidak pernah diturunkan saat lawan Al Qadsia dan Arema di perdelapan final, kemarin diturunkan. Formasi dibelakang 4 orang, di tengah tiga orang, depan tiga orang, adalah Ideal bagi Persipura. Hadirnya Jaelani Aray dan Pahabol memberi warna tersendiri dari strategi Methu Duaramuri dan Chris Leo Yarangga.

Tidak banyak strategi dan pengarahan yang diturunkan kedua mantan Gelandang Persipura ini. Para pemain lebih banyak mendengar Boas, sang Kapten Lagendaris. Sebelum bertanding, Methu mengatakan: “yang namanya pemain professional, mereka sudah tahu, apa yang mereka harus  mereka buat. Soal fisik sudah terbiasa, kemarin main hari ini main, itu soal biasa”, ujar Methu kepada Bola Indonesia. Mungkin karena itu mengerut tenaga kedua tim.

Hasil pertandingan terakhir, Persip unggul 2 point dari drama Adu Pinalty. Sebuah akhir laga yang tentunya menguntungkan wasit Prasetyo Hadi. Partai final yang sportif dan fair play. Tetapi patut dicatat beberapa hal dari penontong layar kaca. Karena memang penontong lebih pintar dari pada pemain dan wasit di lapangan. He he he.

Awal-awal, wasit tampil tegas. Sedikit pelanggaran, langsung kartu. Sampai-sampai, Bio harus keluar dan Persipura bermain 10 pemain. Tetapi rupa-rupanya, ketika Emanuel Wanggai membuat pelanggaran, dari gesture wajah nampak bahwa Wanggai tegur wasit untuk stop keluarkan kartu. Kemudian, wasit berubah total. Beberapa pelanggaran yang hendaknya diberi kartu, wasit memilih diam. Malah handsball di wilayah penalty dari kedua kubu, wasit menganggap bukan pelanggaran.

Disini yang menarik adalah, Persipura sudah tertinggal 2-1, namun hanya dengan 10 pemain, mereka bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Disinilah point kemenangan Persipura Jayapura. “Hampir seluruh rumah yang menyaksikan Gol Boas ini hura ria, walaupun pendukung Persib keringat dingin.

Ialah Yohanes Magai, pendukung Persipura dari Kabupaten Nabire, Papua (7/11), mengakui gol Boas, sebagai gol kemenangan Persipura. “Silakan sebentar Persib kalahkan Persipura, tetapi Gol Boas ini telah memuaskan kami orang Papua. Mengapa? Karena walaupun di negeri orang, dan hanya bermain dengan 10 orang tetapi mereka bisa cetak gol, itu sudah memuaskan  kami pendukung Persipura”, ujar Yohanes Magai sambil mencoba meredahkan ketegangan.

Usai pertandingan, pria yang pernah sekolah di STFT Fajar Timur ini mengatakan, Persipura tampil sempurna. Malah luar biasa. Mereka bukan kalah, tetapi mereka sudah menang. Kata Magai, setiap iven, Persipura menang-menang terus itupun kurang baik. ISL kali ini, Persipura istirahat, berikan kemenangan kepada orang lain, tetapi untuk iven berikut, Persipura harus menang untuk mengejar trofi bintang lima.

“ISL berikut, Persipura harus menang. Dan apabila menang lagi, maka Persipura akan menyempurnakan kejayaan Mutiara Hitam, khususnya untuk angkat harkat dan martabat orang Papua di dunia sepakbola”, ujar Jhon sambil pulang kecewa akibat Persipura kalah di adu pinalti. (nd)

back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;