Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Jokowi Siap Menjadi 01 Republik Indonesia

Jokowi Siap Menjadi 01 Republik Ind…

JAKARTA - Saat blusu...

Menteri Yembise Didemo Mama-Mama di Airport Sentani

Menteri Yembise Didemo Mama-Mama di…

SENTANI – Sejumlah m...

Wiranto: Indonesia Perlu Pemimpin Bernurani

Wiranto: Indonesia Perlu Pemimpin B…

SURABAYA, SP - Ketua...

Paus Pecat 4 Kardinal Bank Vatikan

Paus Pecat 4 Kardinal Bank Vatikan

{flike}VATIKAN - Pau...

Mengenal Tokoh Nuim Khaiyath Sang Legenda Radio Australia

Mengenal Tokoh Nuim Khaiyath Sang L…

Baik buruk hubungan ...

Kepada Dubes Australia, Enembe Minta Pemerintah Pusat Patuhi UU Otsus

Kepada Dubes Australia, Enembe Mint…

JAYAPURA – Gubernur ...

Patung Emas Bunda Maria Milik Bupati Nabire Dicuri Orang

Patung Emas Bunda Maria Milik Bupat…

PATUNG EMAS Bunda Ma...

4 Intansi Teknis Seriusi Persoalan Pendidikan di Kab Dogiyai

4 Intansi Teknis Seriusi Persoalan …

DOGIYAI – Bertempat ...

Inikah  Hadiah Natal TNI/POLRI Bagi Rakyat Papua di Paniai?

Inikah Hadiah Natal TNI/POLRI Bagi…

TRAGEDI 8 Desember 2...

Bupati Tabuni Gagal Membangun Intan Jaya?

Bupati Tabuni Gagal Membangun Intan…

Pada dasarnya bupati...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Wanimbo Akui Wartawan Prancis Ingin Kunjungi Markas OPM di Pirime

Erimbo Enden Wanimbo, Panglima Kodap VII Organisasi Papua Merdeka wilayah Lapago Jayawijaya. Foto: Jerry Amona (Jeratpapua.org Erimbo Enden Wanimbo, Panglima Kodap VII Organisasi Papua Merdeka wilayah Lapago Jayawijaya. Foto: Jerry Amona (Jeratpapua.org

 

WAMENA - Panglima Kodap VII Organisasi Papua Merdeka (OPM) Wilayah La-Pago Jayawijaya Erimbo Enden Wanimbo mengakui, dua wartawan Prancis yang ditahan pihak Imigrasi Jayapura, benar mau wawancara pihaknya di markas Pirime, Lani Jaya.

“Iya, benar, itu Thom dan satunya seorang perempuan, mereka akan ketemu kami, mereka diutus oleh kantor OPM di Prancis, mereka adalah wartawan kami,” kata Panglima Kodap VII Organisasi Papua Merdeka wilayah Lapago Jayawijaya, Erimbo Enden Wanimbo, seperti dilansir Tempo, edisi Jumat, 8 Agustus 2014.

Dua jurnalis asal Prancis yang bekerja di salah satu stasiun televisi negara itu, Thomas Charles Tendies dan Valentine Burrot, diduga terkait dengan gerakan kelompok bersenjata di Papua. Keduanya saat ini masih diperiksa di ruang penyidikan Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Kepolisian Daerah Papua. 

Tidak Bersalah

Wanimbo mengatakan, kedua jurnalis tersebut belum sempat berjumpa dengan petinggi OPM di markasnya di sekitar Distrik Pirime, Lanny Jaya. “Mereka ditangkap di hotel di Wamena sebelum ketemu kami, mereka tidak bersalah,” ujarnya.

Harus Dibebaskan

Enden meminta kepolisian membebaskan kedua wartawan tersebut. “Kami minta lepaskan mereka, sekali lagi, mereka tidak punya kesalahan apa-apa. Mereka hanya ingin meliput, bukan dengan tujuan politik atau ada kepentingan tertentu,” ujarnya lagi. [swp/ist]



 

back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;