Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Sering Terjadi Penembakan: Dua Kabupaten Ini Diminta Ditutup

Sering Terjadi Penembakan: Dua Kabu…

HOLLANDIA - Beberapa...

H+1 Prabowo - Hatta Unggul di Papua

H+1 Prabowo - Hatta Unggul di Papua

{flike}HOLANDIA - Pa...

HJT Bijmler (1890 - 1959), Antropolog dan Fotografer

HJT Bijmler (1890 - 1959), Antropol…

Dr. H.J.T. Bijlmer (...

Buku Yoman Dijual Diam-Diam

Buku Yoman Dijual Diam-Diam

{flike}HOLANDIA - Ho...

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (2)

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (2)

Awalnya, menurut Yak...

Andy Ayamiseba Share Lagu Vince Gill Untuk Kenang Mimi Fatahan

Andy Ayamiseba Share Lagu Vince Gil…

VANUATU - Sabtu (12/...

Heve long Nauru Palamen i gohet yet

Heve long Nauru Palamen i gohet yet

{flike}PNG - Palamen...

Vanuatu's Prime Minister Joe Natuman Support for West Papuan Independence

Vanuatu's Prime Minister Joe Natuma…

PASIFIC - Vanuatu's ...

Di Tubuh Seorang Pemabuk

Di Tubuh Seorang Pemabuk

ALKOHOL jelas berbah...

Ini Seruan Titus Pekei di Hari Noken Se-Dunia

Ini Seruan Titus Pekei di Hari Noke…

{flike}HOLANDIA - No...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Sering Terjadi Penembakan: Dua Kabupaten Ini Diminta Ditutup

Sering Terjadi Penembakan: Dua Kabupaten Ini Diminta Ditutup

HOLLANDIA - Beberapa tahun lalu, rakyat pejabat Papua, khususnya dari pedalaman ramai-ramai meminta pemekaran, kini mulai merasakan dampak buruknya. Dua kabupaten yang sering dilanda kasus penembakkan adalah Kabupaten Lani Jaya dan Puncak Jaya. Kini keluarga korban meminta dua kabupaten itu ditutup.

Penembakan yang melanda Bripda Prayoga adalah salah satu contoh dari sekian banyak kejadian yang tidak terbendung hingga hari ini. Seperti dilansir m.metrotv.com, keluarga almarhum Bripda Prayoga meminta pemerintah pusat menutup Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Puncak Jaya yang kerap kali dilanda aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil dan TNI/POLRI.

"Anggota polisi dan TNI saja ditembak, masyarakat sipil juga begitu. Jadi kami minta pemerintah pusat tutup saja Kabupaten Lanny Jaya dan Puncak Jaya," kata Merry Kabes di Jayapura, Selasa (29/7/2014).

Merry Kabes merupakan tante dari almarhum Bripda Prayoga korban penembakan Kelompok Sipil Bersenjata  (KSB) di Kabupaten Lanny Jaya pada Senin (28/7/2014) siang.

Insiden penembakan itu menewaskan dua anggota kepolisian yakni Bripda Zulkifli dan Bripda Prayoga serta melukai dua anggota kepolisian, yakni Bripda Alex Numbery dan Briptu Helsky Bonyadone.

"Kenapa ada selalu penembakan? Kenapa mereka bisa tembak tepat sasaran, di leher, kepala bahkan kaki? Ini ada apa?," katanya dengan nada bertanya.

Menurut dia, aksi penembakan di dua kabupaten itu patut dipertanyakan karena hampir tiap bulan dan tahun pasti ada saja aparat TNI/Polri bahkan masyarakat sipil mati karena kena tembak.

Pemerintah Harus Bertanggung Jawab

Pemerintah daerah setempat seharusnya proaktif mencari tahu apa akar persoalannya, jangan sampai ada hal lainnya yang disembunyikan. "Mungkin ada kepentingan, atau konflik lainnya. Apa ada aspirasi yang disuarakan. Hari ini anak kami jadi korban, besok siapa lagi," ujar Merry sedih.

Merry yang juga aktif di LSM P3W Padang Bulan mengaku prihatin dengan aksi keji tersebut, di mana anak dari kakaknya mati ditembak. "Jika saja yang kena tembak orang pegunungan, sudah pasti mereka minta ganti rugi. Tapi hari ini anak kami, anak pesisir pantai. Di mana rasa keadilan itu, TNI/Polri jangan diam saja," katanya.

Hentikan Usulan Pemekaran di Papua

Sejumlah tokoh masyarakat sebelumnya pernah meminta kepada Pemerintah Pusat untuk menghentikan pengusulan pemekaran daerah baru. Freddy Numberi seperti dilansir Majalahselangkah.com agar rakyat Papua menolak program pemekaran.

Pemekaran itu disetujui Jakarta agar mereka yang bertugas di Papua "baku bunuh" dan Jakarta hanya mau nontong. Sejumlah mahasiswa berkali-kali demo, tetapi tidak pernah digubris.

Sementara itu di Papua,usai setiap kali pemilihan Kepala Daerah, pejabat atau oknum yang kalah cenderung minta Kabupaten Baru di kampungnya. Ini bukan cerita baru, tetapi sudah menjadi "budaya". Oleh karena itu diminta, pemerintah pusat, terutama DPR RI yang menangani bidang pemekaran, untuk hentikan dan batalkan semua bentuk pengusulan pemekaran.

"DPR RI hendaknya merancang Undang-Undang yang mengatur hak-hak PNS daerah yang terlibat dalam Pilkada, sebab kenyataan, justru pejabat-pejabat inilah yang menjadi korban politik", tulis Ones Maday dalam opininya di media ini.

Motif penembakan di Puncak dan Lani Jaya hingga kini belum terungkap dan belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas tindakan tersebut. Pengamat politik Abner Gebse mempertanyakan motif penembakan di puncak; apakah karena konspirasi dendaman politik lokal? menuntut Papua Merdeka? menuntut dialog antara Papua dan Jakarta? atau dendaman pribadi? Semuanya masih misteri dibalik salju.

Buka Dialog Jakarta - Papua

Untuk membendung penembakkan di tanah Papua, Abner Gebze mendesak pemerintah pusat untuk lebih serius melihat persoalan Papua. Jangan membiarkan manusia dengan manusia baku tembak di pedalaman Papua. Dialog Damai Jakarta - Papua adalah salah satu solusi jitu sambil mencari pendekatan-pendekatan lain yang bisa diterima kedua belah pihak. (swp/metrotv/002)



back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;