Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Warga Vanimo Suka Masakan Khas Indonesia

Warga Vanimo Suka Masakan Khas Indo…

{flike}VANIMO - Keti...

Paus: Saya Percaya Tuhan, tetapi Bukan Tuhan Katolik

Paus: Saya Percaya Tuhan, tetapi Bu…

{flike}VATICAN  — Pa...

Akan Lahir Pemimpin Besar dari Lembah Hijau

Akan Lahir Pemimpin Besar dari Lemb…

{flike}MOANEMANI - P...

Taman Eden Menurut Kamus Ensiklopedi Alkitab Masa Kini

Taman Eden Menurut Kamus Ensikloped…

KISAH Taman Eden dit...

Enembe Secara Tegas Menolak Pemekaran di Tanah Papua

Enembe Secara Tegas Menolak Pemekar…

HOLLANDIA – Pernyata...

Sejak 100 Tahun Lalu?

Sejak 100 Tahun Lalu?

PARA AHLI Alkitab me...

Ini Kesaksian Novela Nawipa yang Menghebohkan itu

Ini Kesaksian Novela Nawipa yang Me…

JAKARTA - Sebelumnya...

Fransiskus, Paus Revolusioner

Fransiskus, Paus Revolusioner

Oleh: Trias Kuncahyo...

Kinerja dan ULP di Intan Jaya Lebih Tinggi di Tanah Papua

Kinerja dan ULP di Intan Jaya Lebih…

BILOGAI – Upaya peme...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

H+1 Prabowo - Hatta Unggul di Papua

Joko Widodo dan Prabowo Subianto, ketika Garindra Dukung Jokowi saat Pilkada DKI Jakarta 2012. (foto: Antara/Yudi Mahatma) Joko Widodo dan Prabowo Subianto, ketika Garindra Dukung Jokowi saat Pilkada DKI Jakarta 2012. (foto: Antara/Yudi Mahatma)

HOLANDIA - Pasukan koalisi Merah Putih mengklaim hasil Pemilihan Presiden di Papua dimenangkan oleh pasangan Prabowo-Hatta. Disebutkan, h+1, pasangan ini memperoleh sekitar 60% suara dari pasangan Jokowi yang hanya mendapat 40% suara. Hal itu disampaikan Ketua Pemenangan Prabowo - Hatta, Yunus Wonda SH dalam jumpa pers di Sekretariat Koalisi Merah Putih, Jayapura (10/7) lalu.

“Ini data sementara yang kita peroleh sejak pelaksanaan pilpres 9 Juli hingga hari kedua ini. Bahwa pasangan Prabowo-Hatta memperoleh suara 60 persen sementara Jokowi mendapatkan angka sekitar 40 persen. Tapi ini belum final karena data yang masuk masih 80 hingga 90 persen, jadi belum 100 persen datanya,” kata Yunus Wonda didampingi pengurus Ketua Harian Koalisi Merah Putih Yanni SH, Pdt. Maury dan Sekretaris, Radius Simbolong.

Wonda mengatakan, pihaknya tidak mendata di Kabupaten Yahukimo, karena ada beberapa distrik belum melakukan pencoblosan hingga hari ini. Namun secara umum, dari semua data yang dikumpulkan Tim Koalisi Merah Putih, menyebutkan, di 20 Ibu Kota Kabupaten/Kota, di TPS-nya rata-rata dimenangkan oleh Prabowo-Hatta.

Oleh karena itu, Yunus Wonda secara tegas mengatakan, pihaknya telah memenangkan Pilpres di Tanah Papua.

Wonda meminta agar seluruh pihak tidak membangun informasi yang tidak benar terkait hasil perolehan suara sementara. Setiap Tim sukses harus mengumumkan hasil Pemilu Presiden berdasarkan data dan fakta yang ada di lapangan.

“Saya sampaikan jangan kita bersaing secara kotor tapi kita harus bersaing secara sehat karena perhitungan suara masih berlangsung,” pintahnya.


Sementara itu, Ketua Harian Koalisi Merah Putih, Yanni SH menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak percaya dengan lembaga survey yang mengklaim bahwa perolehan suara di pihak Jokowi lebih unggul beberapa persen dibandingkan dengan perolehan suara Prabowo.

Yanni yakin, daerah-daerah lain yang belum terekap akan semakin menaikkan suara bagi pasangan nomor satu itu.

Terhadap klaim dari pihak lain, Yanni mengatakan bahwa itu sah-sah saja. Namun dari Koalisi Merah Putih sendiri, juga menghimbau agar lebih baik menunggu keputusan dari KPU Pusat beberapa hari ke depan, karena hanya KPU yang merupakan lembaga resmi negara yang akan memutuskan kemenangan Prabowo-Hatta, bukan klaim-klaim semata. (ist/sp)

"Tak ada gading yang tak retak", begitupun dengan tulisan atau berita yang kami muat di media ini. Dari waktu ke waktu kami akan lakukan penyempurnaan dan perbaikan seperlunya (kecuali opini, essai, catatan pinggir atau artikel). Oleh sebab itu, apabila mau download, mohon perhatikan tanggal akses, identitas penulis dan judul tulisan agar kompatibel dengan referensi anda. Tulisan diatas kami rapikan kembali pada hari Sabtu, 12 July 2014 02:31

Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 6 Tahun 1987 Tentang Hak Cipta Sebagaimana Telah Diubah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1987. (1) Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi ijin untuk itu, dipidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah). (2) Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagaimana dimaksud ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;