Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Warga Vanimo Suka Masakan Khas Indonesia

Warga Vanimo Suka Masakan Khas Indo…

{flike}VANIMO - Keti...

Wahai Anakku Cantik

Wahai Anakku Cantik

Wahai anakku cantik,...

Rakyat Mapia Tengah Masih Menunggu Jalan Trans Moanemani Modio

Rakyat Mapia Tengah Masih Menunggu …

POGIBADO - Tokoh mas...

Heve long Nauru Palamen i gohet yet

Heve long Nauru Palamen i gohet yet

{flike}PNG - Palamen...

Tetedemai (Kepala Batu)

Tetedemai (Kepala Batu)

Dan pada akhirnya ak...

Dibalik Keindahan Kepulauan Raja Empat yang Telah Mendunia

Dibalik Keindahan Kepulauan Raja Em…

KEPULAUAN Raja Ampat...

Mencari Hilangnya Kisah Taman Eden di Tanah Papua

Mencari Hilangnya Kisah Taman Eden …

KISAH TAMAN EDEN dit...

ARB dan Prabowo Bangun Koalisi, Lalu Siapa Capresnya?

ARB dan Prabowo Bangun Koalisi, Lal…

JAKARTA - Pertemuan ...

Kapolda: Bisa Bicara Merdeka, Asal Jangan Tembak-Tembak

Kapolda: Bisa Bicara Merdeka, Asal …

JAYAPURA - KEPALA Ke...

Fransiskus, Paus Revolusioner

Fransiskus, Paus Revolusioner

Oleh: Trias Kuncahyo...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Nyawa TNI/POLRI dan OPM Gratis di Tanah Papua

Setiap persoalan tidak bisa diselesaikan dengan kekerasan. DIALOG antara JAKARTA dan PAPUA adalah solusi jitu yang ditawarkan untuk selesaikan masalah di tanah Papua. Adakah pemimpin kita yang bernurani? menyayangi rakyatnya? mencari solusi yang terbaik? Setiap persoalan tidak bisa diselesaikan dengan kekerasan. DIALOG antara JAKARTA dan PAPUA adalah solusi jitu yang ditawarkan untuk selesaikan masalah di tanah Papua. Adakah pemimpin kita yang bernurani? menyayangi rakyatnya? mencari solusi yang terbaik?

HOLANDIA - Papua sejak gabung dengan NKRI 51 tahun silam, nyawa manusia seakan gratis dan bukan lagi pelanggaran Hak Asasi Manusia. Penembakan demi penembakan semakin hari menambah daftar korban manusia yang tidak sedikit, baik di pihak TNI/POLRI dan OPM.

Jakarta dan negara selalu memilih diam, B3 (biar – bosan – bubar), apatis dan selalu menganggap sepeleh terhadap persoalan Papua. Selalu membiarkan TNI / POLRI dan OPM baku tembak.

Kapolda Papua, Irjen Pol Tito Karnavian kepada Suluh Papua pernah menyeruhkan agar hentikan segala bentuk penembakan. Ketua Sinode GIDI Pdt. Lipius Biniluk pun sama. Tak henti berseru agar TNI/POLRI dan OPM stop baku tembak. Cari jalan lain untuk menyelesaikan pertikaian yang selalu terjadi di tanah ini.

Untuk selesaikan soal Papua, Jakarta justru kirim beras, supermi dan uang lewat Otsus, karena, katanya, soal Papua bukan masalah ideology Papua Merdeka, tetapi prosperity – kesejahteraan.

Sementara penyelesaian kasus Papua yang tidak pernah berujung ini, mengambang dari periode ke periode, nyawa manusia, baik di pihak TNI/POLRI dan OPM sudah menjadi gratis dan harga mati.

Awal Juni 2014 ini baru saja terdengar penembakkan terjadi di Lani Jaya dan perbatasan RI-PNG. Brigadir Dua (Bripda) Irfan dan Prajurit Dua (Prada) Maulana Malik di perbatasan RI – PNG telah mengagetkan keluarga dan warga sekitar.

Kapankah masalah Papua akan diselesaikan?

Kapankah di Papua akan hidup aman dan damai?

Dimanakah rasa kemanusian para pemimpin kita?

Kapan TNI / POLRI dan OPM hentikan kontak senjata? tidak akan belajar perang lagi (Yesaya 2:2-4)? Kapan pula senjata dan mata pedang dijadikan pisau pemangkas, alat pertanian?

Yang jelas, masalah yang ditimbulkan oleh manusia, tidak mungkin diselesaikan oleh rusa atau kerbau. Tetapi justru manusialah yang menyelesaikan dengan cara-cara manusiawi. Semoga, tanah ini suatu saat akan menjadi sebuah Firdaus, negeri damai tanpa kesudahan.

Eternal peace to be our dream together!

 ----------------------------------------------------------

Dalam buku MAPIA, taman Firdaus yang hilang dalam kisah Genesis (1-6), adalah tanah Papua. Batas timur di sepanjang Kepulauan Salomon (Hawai), Batas Barat di garis Wallace (Wallace Line), dari Sumbawa hingga Sulawesi. Batas Selatan yaitu Benua Australia dan batas Utara di Lautan Atlantik. Sebelumnya, Tuhan Allah juga membuat 5 taman Firdaus; taman Firdaus pertama di Afrika Tengah (turunkan ras Kushoid), taman Eden kedua di Athena Yunani (turunkan ras Kaukashoid), taman Eden ketiga di Afrika Selatan (turunkan ras Negroid), taman Eden keempat di Tibet (turunkan ras Mongoloid), taman Eden kelima di Bali (turunkan ras Melayu atau Australoid).

-----------------------------------------

back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;