Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Ini Alasan Numberi Pindah ke Prabowo

Ini Alasan Numberi Pindah ke Prabow…

JAKARTA - Nama bekas...

Benny Giay Tegas Tolak Pemekaran dan Transmigrasi

Benny Giay Tegas Tolak Pemekaran da…

SETELAH sebelumnya, ...

Like Dislike Facebook dan Foto Penembakkan di Papua

Like Dislike Facebook dan Foto Pene…

Langkah Mark Zuckerb...

Akadoo - Akagaa, Saling Memahami!

Akadoo - Akagaa, Saling Memahami!

Dunia semakin canggi...

ARB dan Prabowo Bangun Koalisi, Lalu Siapa Capresnya?

ARB dan Prabowo Bangun Koalisi, Lal…

JAKARTA - Pertemuan ...

Paus Fransiskus Larang Anak Pegang HP di Kamar Tidur

Paus Fransiskus Larang Anak Pegang …

Pasu Fransiskus kemb...

Orang Migani Menyapa Dengan Hati

Orang Migani Menyapa Dengan Hati

Salah satu suku di t...

Inikah  Hadiah Natal TNI/POLRI Bagi Rakyat Papua di Paniai?

Inikah Hadiah Natal TNI/POLRI Bagi…

TRAGEDI 8 Desember 2...

TNI dan OPM Diminta Stop Baku Tembak

TNI dan OPM Diminta Stop Baku Temba…

JAYAPURA - Ketua  Si...

Jokowi Siap Menjadi 01 Republik Indonesia

Jokowi Siap Menjadi 01 Republik Ind…

JAKARTA - Saat blusu...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Masa Depan Pilkada Langsung

Masa Depan Pilkada Langsung

*KERICUHAN  yang terjadi dalam sidang Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu laslu terkait sengketa PIlkada tidak hanya menjadi tamparan bagi dunia peradilan di Indonesia. Rericuhan tersebut dapat merusak tatanan demokrasi yang sedang berkembang di Indonesia. Karena pada saat itu MK sedang melaksanakan sidang putusan sengketa Pilkada. Hal ini semakin menguatkan argumentasi bagi kelompok yang mengusulkan agar pemilihan Bupati atau walikota dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Kerusuhan dalam menyikapi hasil Pilkada langsung seolah sudah menjadi pemandangan umum. Pengrusakan pemerintahan, pengrusakan fasilitas umum dan pembakaran rumah warga yang berbeda pilihan politik seakan sudah menjadi berita sehari-hari. Jumlah kerugian materi bila dikalkulasi mungkin sudah mencapai ratusan milyar rupiah. Di tambah kehilangan nyawa, kehilangan orang yang kita cintai menjadikan Pilkada langsung seolah menjadi mimpi buruk dalam demokrasi di Negara kita.

Pilkada langsung dengan paragidma biaya tinggi memang sangat berpotensi menghadirkan kerusuhan dan tindakan koruptif. Kerusuhan biasanya dihadirkan oleh pihak yang kalah dalam Pilkada. Dana besar yang sudah mereka keluarkan menjadi penyebab mereka tidak bisa menerima kekalahan. Akibatnya mereka berani melakukan tindakan inkonstutisional demi mencapai tujuan. Seperti demo anarkis, pengrusakan fasilitas umum, pemblokiran jalan dan tindakan lain yang sangat merugikan kepentingan masyarakat.

Pilkada berbiaya tinggi juga akan menghadirkan perilaku korupsi karena para pemenang pilkada akan berfikir bagaimana caranya agar modal besar yang telah mereka keluarkan dapat kembali dalam waktu singkat. Dengan demikian setiap kebijakan yang diambil selalu dihitung dengan kalkulasi keuntungan pribadi bukan lagi berorientasi kepada kepentingan masyarakat umum. Maka tidak heran apabila sebagain besar kepala daerah yang dipilih lewat Pilkada langsung berurusan dengan kasus korupsi.

Namun apakah dengan banyaknya kemadharatan dalam Pilkada membuat kita pasrah dan mengembalikan kedaulatan ketangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) seperti ketika zaman orde baru. Padahal mekanisme pemilihan kepala daerah lewat DPRD cenderung akan menciptakan ketergantungan berlebihan dari kepala daerah terhadap DPRD. Akibatnya akan terjadi politik transaksional di tingkat elit dan masyarakat tidak akan mampu melakukan control. Dengan demikian praktek politik uang dan kolusi, baik dalam proses pemilihan kepala daerah maupun dalam penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) sudah tidak dapat dihindarkan.

Salah satu keunggulan pilkada langsung adalah akan adanya check and balances dari masyarakat terhadap kepala daerah. Masyarakat akan ikut mengawasi berjalannya roda pemerintahan karena masyarakat mengetahui secara langsung program apa saja yang telah dijanjikan pada saat kampanye. Apabila kepala daerah tidak memenuhi janji kampanyenya , maka rakyat dapat memberikan sanski politik yaitu dengan cara tidak akan di pilih lagi pada masa jabatan selanjutnya. Dengan demikian proses tawar menawar akan terjadi di tingkat bawah dan hal itu akan menguntungkan bagi rakyat daripada proses tawar-menawar tersebut hanya terjadi di tingkat elit karena hanya akan menguntungkan segelintir orang saja.

Pilkada lansung sejatinya harus dijadikan titik tolak untuk membangun kesejahteraan bagi masyarakat dengan jalan memilih pemimpin yang benar-benar peduli serta memiliki kemampuan yang memadai untuk memajukan daerahnya. Dengan demikian Pilkada langsung tidak hanya melahirkan pemimpin yang memiliki legitimasi kuat dari rakyat, tetapi memiliki kemampuan untuk menjadi motor penggerak bagi masyarakat agar mampu keluar dari kemiskinan.

Pilkada langsung juga dapat digunakan sebagai alat untuk menilai kadar demokrasi di suatu Negara. Semakin besar peranan rakyat dalam menentukan pemimpinnya secara langsung, maka semakin tinggi kadar demokrasi yang ada di negera tersebut. Hal ini dapat dipahami karena hakekat daripada demokrasi adalah meletakan kekuasaan tertinggi ditangan rakyat. Bila rakyat tidak dilibatkan dalam pemilihan kepala daerahnya maka bisa dikatakan demokrasi yang dibangun hanyalah demokrasi semu.

Berangkat dari alasan itulah, maka sebaiknya Pilkada langsung tidak dihilangkan. Namun harus ada langkah-langkah konkrit untuk melakukan perbaikan. Perbaikan harus menyeluruh, mulai dari penyelenggara pemilu sampai kepada masyarakat umum sebagai pemegang hak suara.

Bila hal itu sudah dijalankan dengan baik dan benar. Kita patut optimis bahwa masa depan Pilkada langsung akan lebih cerah dari saat ini. Karena bagaimanapun Pilkada langsung adalah bagian tidak terpisahkan dari kebijkan otonomi daerah yang menjadi salah satu tujuan reformasi. Oleh karena itu partisipasi dari seluruh stake holder sangat diperlukan guna menjaga keberlangsungan Pilkada langsung demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

*dari berbagai sumber


back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;