Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Prahara Kabupaten Dogiyai

Prahara Kabupaten Dogiyai

Iridescent is a vibr...

Wiranto: Indonesia Perlu Pemimpin Bernurani

Wiranto: Indonesia Perlu Pemimpin B…

SURABAYA, SP - Ketua...

7

7

Kami tolak hukum ada...

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (3/Mumai)

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (3/Mu…

Apakah sikap dan tin...

Benny Giay Kritisi Pelaksanaan KKR di Tanah Papua

Benny Giay Kritisi Pelaksanaan KKR …

JAYAPURA - Pendeta B...

Inikah  Hadiah Natal TNI/POLRI Bagi Rakyat Papua di Paniai?

Inikah Hadiah Natal TNI/POLRI Bagi…

TRAGEDI 8 Desember 2...

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (1)

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (1)

KOYEIDABAA ialah tok...

Franz Magnis Suseno: Kehadiran Jokowi di Tanah Papua Tidak Perlu

Franz Magnis Suseno: Kehadiran Joko…

JAKARTA - Pakar Etik...

Biar Jelek, Dia Temanmu

Biar Jelek, Dia Temanmu

1). Apa yang kita bu...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Paus Kecam "Kebobrokan" di Vatikan

Paus Kecam "Kebobrokan" di Vatikan

Paus Fransiskus mengecam "kebobrokan" di Vatikan dan mengatakan lembaga kepausan "terlalu Vatikan-sentris".

 

Paus mengatakan hal itu dalam sebuah wawancara dengan harian Italia, La Repubblica, yang diterbitkan pada Selasa (1/10/2013). Dalam wawancara itu, Paus juga mengungkapkan bahwa ia sempat berpikir untuk menolak pencalonan dirinya menjadi paus.

Wawacara tersebut terbit saat Paus siap bertemu sekelompok kardinal penasihatnya. Para kardinal itu dipanggil untuk pertama kali guna memberikan nasihat tentang reformasi di Vatikan.

Dalam wawancara itu, Paus juga meminta Gereja untuk terlibat lebih banyak dengan dunia modern. "Para pemimpin Gereja sering kali menjadi Narsisus (tokoh dalam mitologi Yunani yang jatuh cinta pada bayangannya sendiri di dalam kolam), dipuaskan dan dibuat senang oleh orang-orang di sekeliling mereka. Para penjilat merupakan sumber kebobrokan kepausan," kata Fransiskus. Takhta Suci "terlalu Vatikan-sentris," katanya.

Fransiskus juga mengatakan ia sempat mempertimbangkan untuk menolak kursi kepausan setelah terpilih oleh sesama kardinal dalam konklaf bersejarah di Kapel Sistina pada Maret lalu. "Sebelum menerima, saya meminta apakah saya bisa istirahat selama beberapa menit di kamar sebelah dekat dengan balkon di atas alun-alun ... Saya merasa sangat cemas," katanya.

"Saya memejamkan mata saya dan semua pikiran itu menghilang, bahkan pikiran tentang menolak untuk menerima nominasi itu. Pada suatu titik, saya merasakan terang cahaya yang besar memenuhi saya. Ini berlangsung sesaat, tetapi bagi saya tampaknya waktu yang sangat lama," katanya.

back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;