Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Kangguru, Pelompat Jarak Jauh

Kangguru, Pelompat Jarak Jauh

SIAPA yang tidak tah...

Noak Nawipa Minta Jokowi Siapkan Papua Sebagai Negara Baru

Noak Nawipa Minta Jokowi Siapkan Pa…

JAYAPURA - Tokoh aga...

Kinerja dan ULP di Intan Jaya Lebih Tinggi di Tanah Papua

Kinerja dan ULP di Intan Jaya Lebih…

BILOGAI – Upaya peme...

Ini Daftar Tim Redaksi Swarapapua.com

Ini Daftar Tim Redaksi Swarapapua.c…

Sudah terlalu lama p...

Anton Tony Mote Mengeluh Soal Kepunahan OAP

Anton Tony Mote Mengeluh Soal Kepun…

Pelaku dunia kesehat...

Bupati Tabuni Gagal Membangun Intan Jaya?

Bupati Tabuni Gagal Membangun Intan…

Pada dasarnya bupati...

Wiranto: Indonesia Perlu Pemimpin Bernurani

Wiranto: Indonesia Perlu Pemimpin B…

SURABAYA, SP - Ketua...

Tetedemai (Kepala Batu)

Tetedemai (Kepala Batu)

Dan pada akhirnya ak...

Jokowi Makan Nasi Goreng Bersama Megawati

Jokowi Makan Nasi Goreng Bersama Me…

JAKARTA - Wacana Gub...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

ARB dan Prabowo Bangun Koalisi, Lalu Siapa Capresnya?

Prabowo Subianto, Wiranto, Surya Paloh, semua dulu berkiprah di Golkar Prabowo Subianto, Wiranto, Surya Paloh, semua dulu berkiprah di Golkar

JAKARTA - Pertemuan antara Capres Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dan Capres Gerindra Prabowo Subianto menghasilkan sinyal positif akan terjalinnya koalisi di antara keduanya. Jika koalisi ini terwujud, siapa yang jadi capres?

"Tidak ada pembicaraan mengenai capres dengan Pak Prabowo. Saya tetap capres, Pak Prabowo tetap capres. Siapa tahu presidennya bisa dua ha ha ha," ujar Ical sambil berkelakar usai jumpa pers bersama Prabowo di kediamannya, Jl Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/4/2014).

Ical mengatakan, pertemuan tadi belum membahas detail mengenai capres cawapres yang akan diusung. Pertemuan baru sebatas penyamaan platform.

"Kita belum mengarah situ, tapi kita punya kesamaan," ujarnya.

Menurut Ical, Golkar dan Gerindra sudah memiliki kesamaan pandangan dalam beberapa hal. Pertemuan selanjutnya tinggal menyelaraskan hal-hal yang masih berbeda.

"Kerja itu harus untuk seluruh rakyat Indonesia, itu prinsip sama. Kita juga sama dalam prinsip bahwa negara harus mau melakukan smart intervensi untuk kesejahteraan rakyat. Kita menganut pemerintah harus berani melakukan intervensi," papar Ical. (detik)

"Tak ada gading yang tak retak", begitupun dengan tulisan atau berita yang kami muat di media ini. Dari waktu ke waktu kami akan lakukan penyempurnaan dan perbaikan seperlunya (kecuali opini, essai, catatan pinggir atau artikel). Oleh sebab itu, apabila mau download, mohon perhatikan tanggal akses, identitas penulis dan judul tulisan agar kompatibel dengan referensi anda. Tulisan diatas kami rapikan kembali pada hari Selasa, 10 Juni 2014 05:57

Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 6 Tahun 1987 Tentang Hak Cipta Sebagaimana Telah Diubah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1987. (1) Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi ijin untuk itu, dipidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah). (2) Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagaimana dimaksud ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;