Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS
Ini Seruan Titus Pekei di Hari Noken Se-Dunia

Ini Seruan Titus Pekei di Hari Noke…

{flike}HOLANDIA - No...

Mengapa Kami Menggunakan Nama Taman Firdaus?

Mengapa Kami Menggunakan Nama Taman…

Oleh: Engelbertus P ...

Inikah  Hadiah Natal TNI/POLRI Bagi Rakyat Papua di Paniai?

Inikah Hadiah Natal TNI/POLRI Bagi…

TRAGEDI 8 Desember 2...

Ambrosius Degey:  Ingin Mewakili Rakyat LSM (1)

Ambrosius Degey: Ingin Mewakili Ra…

NABIRE - Direktur Ya...

Usai Menebas Tubuh Pigome dan Semu, Rombongan itu Menghilang

Usai Menebas Tubuh Pigome dan Semu,…

Ini kronologis kejad...

Kisah Auki (1): Berpisah dari Tage, Menetap di Modio

Kisah Auki (1): Berpisah dari Tage,…

Auki Tekege ialah so...

Mudestus Nokuwo Minta Masyarakat Kurangi ke Bomomani dan Moanemani

Mudestus Nokuwo Minta Masyarakat Ku…

Putaapa- Mudestus No...

Jimi Demianus Iji: Orang Papua Hidup Rukun Antar Agama Sejak Dulu

Jimi Demianus Iji: Orang Papua Hidu…

JAKARTA - "Kami meny...

Kotouki Diselamatkan Lumba-Lumba Sampai Di Malaysia, Ini Kisahnya (1)

Kotouki Diselamatkan Lumba-Lumba Sa…

Pernahkah anda mende...

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (1)

Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (1)

KOYEIDABAA ialah tok...

Prev Next

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Hatta Umumkan Capres Setelah Pileg

Hatta Umumkan Capres Setelah Pileg

CILACAP - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa bersama para kader partainya, berkampanye di 3 kota di Jawa Tengah hari ini. Di hari pertama kampanye terbuka ini, Hatta mengunjungi Banjarnegara, Banyumas, dan Cilacap.

Saat kampanye di 3 kota itu berlangsung, semua kader kompak mendaulat Hatta sebagai Presiden 2014. Seperti yang terlihat dalam kampanye di Lapangan Krida Nusantara, Gumilir, Cilacap Utara, Cilacap, massa kader dan simpatisan PAN berkali-kali meneriakkan kata 'Presiden' saat nama Hatta disebut pembawa acara.

Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/3/2014), Hatta menanggapi teriakan-teriakan kader dan simpatisan PAN. Kata Hatta, akan ada keputusan penting yang diambilnya setelah Pemilu Legislatif pada 9 April mendatang berlangsung. Oleh karena itu, Hatta meminta PAN untuk fokus memenangkan Pileg terlebih dahulu.

"Terima kasih atas dukungannya. Setelah Pileg saya akan membuat keputusan penting. Tapi yang utama saat ini semua harus bekerja memenangkan PAN di Pileg," tutur Hatta.

Lanjut Hatta, pemilu Presiden sendiri memang masih panjang. Segala sesuatunya pun masih bisa terjadi dan berubah.

Oleh karenanya, Hatta menawarkan politik kesejahteraan sebagai agenda prioritas PAN di Pemilu kali ini. Politik kesejahteraan menurut kakek 1 cucu ini merupakan Reformasi Gelombang Kedua yang melanjutkan reformasi politik 1998.

"Di tahun 1998 kita berhasil memulai reformasi politik, di mana hak berpolitik rakyat kembali didapatkan," ujar Hatta.

Akan tetapi reformasi politik saja tidak cukup. PAN, lanjut Hatta, adalah anak kandung reformasi. Sehingga mustahil bagi PAN keluar dari prinsip-prinsip reformasi itu sendiri.

"Karena itu kita harus melanjutkan dengan reformasi gelombang kedua, yang tak lain berisi prinsip-prinsip politik kesejahteraan," ucapnya.

Lebih lanjut Hatta menjelaskan, politik kesejahteraan harus diterjemahkan sebagai justice for all, keadilan dan pemerataan. Hal itu yang belum tercipta saat ini, di mana kemajuan ekonomi masih menyisakan pekerjaan rumah berupa pemerataan.

Hatta menerangkan, politik kesejahteraan itu sendiri memerlukan 3 syarat. "Pertama, membasmi korupsi. Kedua, melawan korupsi. Ketiga mengamputasi korupsi," urai dia.

Sambung Hatta, ketiga syarat yang sejatinya hanya satu itu, yakni antikorupsi, menjadi demikian penting bagi PAN. Sehingga terus ditekankan di manapun kampanye digelar.

"Tak ada gading yang tak retak", begitupun dengan tulisan atau berita yang kami muat di media ini. Dari waktu ke waktu kami akan lakukan penyempurnaan dan perbaikan seperlunya (kecuali opini, essai, catatan pinggir atau artikel). Oleh sebab itu, apabila mau download, mohon perhatikan tanggal akses, identitas penulis dan judul tulisan agar kompatibel dengan referensi anda. Tulisan diatas kami rapikan kembali pada hari Selasa, 10 Juni 2014 05:59

Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 6 Tahun 1987 Tentang Hak Cipta Sebagaimana Telah Diubah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1987. (1) Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi ijin untuk itu, dipidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah). (2) Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagaimana dimaksud ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;