Дървен материал от www.emsien3.com

The best bookmaker bet365

The best bookmaker bet365

Menu
RSS

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
A+ A A-

Ini Alasan Numberi Pindah ke Prabowo

Freddy Numberi - Mantan Gubernur Papua Freddy Numberi - Mantan Gubernur Papua

JAKARTA - Nama bekas politikus Partai Demokrat Freddy Numberi tercatat sebagai calon anggota legislatif DPR dari Partai Gerindra. Menurut Freddy, ada beberapa alasan mengapa dirinya memutuskan pindah ke partai bentukan Prabowo Subianto itu. "Saya tidak cocok lagi dengan Partai Demokrat," kata dia kepada wartawan Tempo Jakarta 14 Mei 2013 silam.

Bekas anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu mencontohkan peristiwa lengsernya mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Menurut dia, sesuai dengan hasil Kongres II Partai Demokrat, jika ketua umum berhalangan dan tidak bisa menjalankan tugas, maka sudah ada petinggi partai yang diamanatkan untuk menjalankan peran tersebut. Dan nama-nama itu juga sudah tercatat dan disahkan pada kongres yang berlangsung di Bandung pada 2010 yang lalu.

Tetapi yang terjadi di Partai Demokrat tidak sesuai dengan hasil Kongres di Bandung. Makanya, mantan Gubernur Papua dan bekas Duta Besar Indonesia di Italia-Malta ini memilih hengkang ke Partai Garindra yang sekarang sedang dipimpin oleh Prabowo Subianto.

Numberi merasa masih banyak partai yang bisa menegakkan aturan partai yang telah disepakati dalam kongres. Demi pembelajaran dan ketertiban, Numberi pindari dari Demokrat ke partai yang berlogo kepala burung Garuda tersebut.

"Ketua umum diganti orang kedua, yaitu Marzuki Alie. Jika yang kedua juga tidak bisa, diganti orang ketiga," kata dia.

Melihat dinamika Partai Demokrat yang terjadi saat ini, Freddy merasa sudah sulit baginya untuk terus ikut membesarkan partai yang saat ini dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. "Lagi pula tidak masalah bagi saya, ini hak berdemokrasi," kata bekas Menteri Perhubungan itu di Jakarta belum lama ini.

Tercatat, selain Numberi, banyak tokoh politik Papua mulai memasang badan di sejumlah partai besar di Indonesia menjelang pemilihan legislatif yang akan berlangsung 9 April 2014 mendatang. (ist)

"Tak ada gading yang tak retak", begitupun dengan tulisan atau berita yang kami muat di media ini. Dari waktu ke waktu kami akan lakukan penyempurnaan dan perbaikan seperlunya (kecuali opini, essai, catatan pinggir atau artikel). Oleh sebab itu, apabila mau download, mohon perhatikan tanggal akses, identitas penulis dan judul tulisan agar kompatibel dengan referensi anda. Tulisan diatas kami rapikan kembali pada hari Selasa, 10 Juni 2014 06:00

Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 6 Tahun 1987 Tentang Hak Cipta Sebagaimana Telah Diubah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1987. (1) Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi ijin untuk itu, dipidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah). (2) Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagaimana dimaksud ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau dengan paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
back to top

__Topik-Topik Pilihan__ Patut Dibaca;;;