Mama Noken Papua
Most Recent
 
Read More
October 9, 2019

Bahaya, Mama Papua Pembunuh Anak Kandungnya Sendiri, Hati-hati penyakit ini masuk ke Rumah Anda

Bahaya, Mama Papua Pembunuh Anak Kandungnya Sendiri, Hati-hati penyakit ini masuk ke Rumah Anda Oleh Willy Sardy, Holtekam Jayapura

Saya sebagai orang Melayu, lahir di Arso, sedang kuliah di Jakarta, kembali kirim surat kepada bangsa Papua untuk hati-hati dengan tingka laku dan pola hidup sekelompok mama mama saat ini. Bukan saja mama Papua, tetapi semua yang tinggal dan hidup disana. Khususnya pns yang digaji negara dan bukan mama-mama Pasar. Banyak fakta terkuak generasi sekarang masuk kedalam kegelapan akibat perlakuan mama kandungnya sendiri.

Di bekasi jawa barat, baru baru ini seorang mama membunuh anak kandung sendiri. Polisi [...]

21
 
Read More
August 6, 2018

Ibu Hagar, Wakil Rakyat yang Peduli Mahasiswa Papua

Ia Membangun Asrama Dua Tingkat Untuk Tampung Mahasiswa di Jayapura

Seorang tokoh mahasiswa di Jayapura, Mardy Dimi, terkesan dengan upaya ibu Hagar Maday membangun dan menampung mahasiswa yang kuliah di Jayapura. Kesannya ditulis di wall facebook, awal Agustus 2018 ini.

“Ibu ini sangat luar biasa dan saya bangga atas perjuangannya selama menjabat sebagai Anggota DPR di Provinsi Papua periode 2009 – 2014. Dia selamatkan Pelajar / Mahasiswa Meepago dalam hal ini tempat tinggal yang layak bagi mereka”,  tulisnya disambut ratusan like dan comment.

Dia membangun asrama dua lantai dengan Jumlah enam belas pintu, masing-masing 8 pintu di lantai satu dan 8 [...]

14
 
Read More
July 27, 2018

Mama-Mama Amber (1)

Mini Marwan ialah sarjana ekonomi. Memahami betul arus fluktuasi harga barang di pusaran regional. Di  halaman delapan,  chapter empat alinea dua, ia menulis: “Mama-mama ini tabah dan tekun berdoa. Sedikit aisedo,  lipstik merah alis coklat,  bikin suami bangga, semangat dalam bekerja dan cepat pulang. Mereka jarang facebook,  kecuali ketika berdandan Jilbab.  Mereka jaga kios siang malam,  tunggu 1000. Ban roda berputar melewati depan kios,  tinggalkan debu dan bau solar.  Malas tau.  Kios itu dipinggiran kota, 3×4. Didepan kios,  ludah pinang berserakan.  Tebal diatas semen 20 cm.  Tempat umum dan jarang dibersihkan. Tak ada tong sampah dan hampir kumuh. Bau tak [...]

18
 
Read More
July 27, 2018

Mama-Mama Amber (2)

“Asyik lagunya”, ujar Gerson sambil goyangkan badan. “Asyik musiknya,  tapi artinya memohon”, urai Petrus. “ih pak guru iyo e”, Gerson akui-akui.  Lalu guru Petrus jelaskan:  “Seadainya bila kupunya uang, kubeli guitar Italia, kugantung dan kumain sambil bernyanyi: anakku cepatlah pulang, bapa sendiri, negeri ini akan diambil orang. Bangun berdiri, bikin pagar. Tak muncul,  Italia kubanting, kubuang jauh,  kuganti seruling, kusiul hingga huruf s tak terdengar lagi dari mulut”.

Komentar Facebook× Komentar Facebook

Copyright Swarapapua.com Close

Halaman 4, Mini [...]

15
Latest Headlines
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Trending Topics
Gonjang Ganjing Tanah Papua
Kolom
Sosial Budaya
Tokoh
Politik
Santo-Santa
Sains
Sorotan Khusus
Editor's Pick
Kiriman Warga
Engelbertus Primus Degey
Musik
Goenawan Mohamad
Religion
Antropologia
MUSIK PAPUA
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Garden of Eden Project
 
 
 
 
 
 
Top Five
Heat Index
 
1
Sitou Timou Tumou Tou Artinya Manusia Hidup Untuk Memanusiakan Orang Lain
 
2
Tokoh Papua Desak Polda Pulangkan Rombongan JUT dari Tanah Papua
 
3
Inilah Salah Satu Roh Kekuatan Persipura yang Ditinggalkan
 
4
Survey Sementara, Tommy Hutomo Mandala Putra Masih Tinggi di Papua Untuk DPR RI Pusat
 
5
Perbedaan Musik Etnik, Musik Rakyat dan Musik Pop diatas Tanah Papua (1)