Goenawan Mohamad
Most Recent
 
Read More
July 26, 2018

Bukan Si Miskin

PRESIDEN yang menolak tinggal di istana dan memilih hidup di ladang dan menempati rumahnya sendiri di lorong tak beraspal dan sehari-hari hanya dijaga dua pengawal di kelokan jalan dan ditemani seekor anjing berkaki tiga yang setia dan ke mana-mana mengendarai sebuah VW kodok tahun 1987 berwarna kusam: ia bukan tokoh sebuah dongeng Amerika Latin. Ia benar ada, di abad ke-21: Jose Mujica, Presiden Uruguay.

Pada usia 78 tahun, ia, yang dipanggil “Pepe”, seorang kakek rombeng, dengan sepatu usang dan baju acak-acakan. Ia bergaji 20 ribu dolar, tapi 90 persen dari uang itu ia berikan untuk sumbangan buat orang-orang yang kekurangan. Sisanya praktis senilai pendapatan [...]

9
 
Read More
November 17, 2014

Batman

Oleh Goenawan Mohamad*

Batman tak pernah satu. Maka ia tak berhenti. Apa yang disajikan Christopher Nolan sejak Batman Begins (2005) sampai dengan The Dark Knight Rises (2012) berbeda jauh dari asal-muasalnya, tokoh cerita bergambar karya Bob Kane dan Bill Finger dari tahun 1939. Bahkan tiap film dalam trilogi Nolan sebenarnya tak menampilkan sosok yang sama, meskipun Christian Bale memegang peran utama dalam ketiga-tiganya.

Tiap kali kita memang bisa mengidentifikasinya dari sebuah topeng kelelawar yang itu-itu juga. Tapi tiap kali ia dilahirkan kembali sebagai sebuah jawaban baru terhadap tantangan baru. Sebab selalu ada hubungan dengan hal-ihwal yang tak berulang, [...]

177
 
Read More
November 17, 2014

Sengsor

Kami, sejumlah juru sensor, duduk di ruangan gelap seperti seregu malaikat yang waswas.

Kami tak henti-hentinya mencuri pandang ke arah Tuhan, (meskipun kami tak tahu ke arah mana semestinya), dengan mata gundah: tidakkah Ia terlampau optimistis tentang manusia ketika Ia memutuskan untuk menciptakan makhluk yang merepotkan ini? Tidakkah Tuhan lalai menduga bahwa manusia akan menyebarkan kejorokan di muka bumi?

Kami, para juru sensor, sungguh khawatir. Memang Tuhan pernah mengatakan kekhawatiran itu tak berdasar. ”Aku tahu apa yang kalian tak tahu”, kata-Nya. Tapi kami tetap tak percaya manusia akan berfiil baik, berakhlak tinggi, dan berjiwa kuat. Bagi kami, manusia [...]

94
 
Read More
November 17, 2014

Origami

Oleh Goenawan Muhamad

Seorang penulis sejarah yang baik tahu bahwa ia seorang penggubah origami. Ia membangun sesuatu, sebuah struktur, dari bahan-bahan yang gampang melayang. Sebab bahan penyusunan sejarah sesungguhnya bagaikan kertas: ingatan.

Ingatan tak pernah solid dan stabil; ingatan dengan mudah melayang tertiup. Seperti kertas, ketika ia menampakkan diri di depan kita, sebenarnya dalam proses berubah. Kita yang menemukannya juga berubah: dengan kepala yang tak lagi pusing atau menatapnya dengan mata yang tak lagi lelah; kertas itu sendiri sedang jadi lecek atau sumbing, lembap atau menguning.

Origami, di situ, mengandung dan mengundang perubahan. Berbeda [...]

41
Latest Headlines
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Trending Topics
Gonjang Ganjing Tanah Papua
Kolom
Sosial Budaya
Politik
Kiriman Warga
Sorotan Khusus
Editor's Pick
Goenawan Mohamad
Musik
Engelbertus Primus Degey
Sains
Tokoh
Religion
Rio Grime
Demokratia
MUSIK PAPUA
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Goenawan Mohamad
 
 
 
 
 
Top Five
Heat Index
 
1
Tokoh Papua Desak Polda Pulangkan Rombongan JUT dari Tanah Papua
 
2
Perbedaan Musik Etnik, Musik Rakyat dan Musik Pop diatas Tanah Papua (1)
 
3
Survey Sementara, Tommy Hutomo Mandala Putra Masih Tinggi di Papua Untuk DPR RI Pusat
 
4
Muhai, Memperjuangkan Banyak Proyek Pusat Demi Pembangunan Diatas Tanah Papua
 
5
Degey: Saatnya Orang Mapia Bikin Kabupaten Sendiri