Now Reading
Bolehkah Partai Lokal Hadir Selamatkan Bangsa Papua? (Cerpen/1)
0

Cerita Pendek Rombongan Konstantinopel

Kalau dong pakai Garuda Pancasila yang asli, yang pernah dibuat oleh Soekarno Hatta cs, pasti Papua ini aman sejak sedia kala. Tapi lambangnya dong ganti ditengah jalan dengan Emas Uranium Nikel Tembaga agar dapat sepiring emas sambil bunuh-bunuh orang asli. Makanya, kalau mau terwujud ramalan Joyoboyo menjadi nyata maka pakailah lambang simbol negara ini dengan baik dan benar. Sebab Majapahit, Sultan Noku Tidore hingga Soekarno hadir bukan untuk sembah sembah bangsa asing sambil basmi bangsamu sendiri. Mereka persatukan bangsa ini agar tetap kokoh berdiri diatas kaki sendiri. Konstan

Otsus Aceh, justru pakai partai Lokal untuk menghindari orang Padang, Medan, Madura dan Jawa kuasai Parlemen dan Eksekutif. Di Papua, justru penguatan Otsus tidak berjalan. “Akun facebook” Perdasus dan Perdasi diblokir lama dan baru 2018 kemarin, senator adat Jhon Gobay usulkan beberapa rancangan. Itupun setelah delapan belas tahun Otsus berjalan.

Uu Otsus yang berlaku jaman Megawati Soekarno Putri telah memberi ijin kepada orang Papua untuk memiliki lambang sendiri, peradilan sendiri, dpr sendiri, keamanan sendiri dan banyak kekhususan. De fakto, gubernur ganti gubernur, deper ganti deper tak ada perdasus tentang parlok alias partai lokal. Di pasar, rombongan Konstantinopel ribut soal ini dari tadi.

Opel: okei kalau begitu, nama-nama partai lokal yang bisa diusulkan di Papua apa saja?

Konstan: Saya setuju parlok papua pakai nama-nama burung. Seperti Partai Mambesak, Partai Kasuari, Partai Mambruk, Partai Nuri dan malah lebih bagus kalau pakai nama-nama unggas yang lebih kecil. Bisa lebih pro rakyat, dari pada burung Cendrawasih yang suaranya nyaring tapi korup dan banyak betina hamil.

Opel: Pace pu alasan apa?

Konstan: Justru unggas inilah yang memberitahu habitat dan hidup diwilayah mana saja. Opel coba ko perhatikan garis Lyneker, Webber dan Alfred Russel Wallace. Coba ko lihat Cenderawasih ada di Sulawesi ka tra. Harimau Anoa ada di Papua tra.

Opel: Pace ni sukuis juga ni. Trus?

Konstan: Bukan begitu Opel. Ini kita bicara alasan Otonomi Khusus. Karena itu jangan pula pakai partai Domberai, partai Bomberai, partai Saereri, partai Meepago, partai Laapago atau partai Animha. Besok kalau Animha kuasai parlemen dan pemerintah?

Opel: ah itu lebih bagus dari pada Partai Amber yang kuasai Papua

Konstan: Justru itulah kita bicara banyak. Orang tua bicara, anana dengar

Opel: Eleh, paitua bicara hati-hati. Besok dong tiup ko deng racun baro, ikut pendeta pastor yang sedang mati satu per satu

Konstan: Anak kecil diam. Orang tua bicara kebenaran supaya orang Papua selamat dan pembunuh pun selamat di Surga.

Opel: Wow… pembunuh yang biasa bikin racun itu manusia ka? Saya pikir malaikat. Umurnya panjang. Baik, kalau gitu bikin sudah pace. Sa ikut

Konstan: Ko dengar. Kita ini pernah dipersatukan oleh burung Mambesak, jadi sa setuju pakai partai nama-nama Unggas. Selain unggas sa tidak setuju, jangan sampai simbol iblis terselib dan setiap detik ada kurban.

Opel: Indonesia dong juga pakai lambang Burung Garuda, tapi kenapa banyak pembunuhan diatas tanah Papua? Coba ko jawab?

Konstan: Kalau dong pakai Garuda Pancasila yang asli, yang pernah dibuat oleh Soekarno Hatta cs, pasti Papua ini aman sejak sedia kala. Tapi lambangnya dong ganti ditengah jalan dengan Emas Uranium Nikel Tembaga agar dapat sepiring emas sambil bunuh-bunuh orang asli. Makanya, kalau mau terwujud ramalan Joyoboyo menjadi nyata maka pakailah lambang simbol negara ini dengan baik dan benar. Sebab Majapahit, Sultan Noku Tidore hingga Soekarno hadir bukan untuk sembah sembah bangsa asing sambil basmi bangsamu sendiri. Mereka persatukan bangsa ini agar tetap kokoh berdiri diatas kaki sendiri.

Opel: Ngomong-ngomong pak Kons mau dirikan partai apa kalau Perdasus su jadi?

Konstan: Partai fesbook. Ketua partai ada di Amerika, Max Zukemberg. Pengikut banyak, banyak suka.

Opel: Fesbook nama burung k?

Konstan: Seperti tara tau saja. Fesbook kan burung millenial. Alamat partai ada di tangan.

Tina: Angin su bawa.

5132total visits,2visits today

Leave a Response