Now Reading
Tanah Papua Pernah Terendam Selama 30 Juta Tahun, Ini Faktanya
0

Binatang Buas Musna dari atas Daratan Tanah Papua

…….Dalam sejarah Geologi itu, tanah Papua mulai tenggelam akhir jaman Paleosen, dan muncul naik ke permukan di akhir jaman Pleistosen, yaitu jaman setelah munculnya manusia-manusia purba seperti Pithecantropus Erectus, Robustus, Australopithecus dan lain-lain.

Fakta riset Garden of Eden Project Research terhadap sejarah pergerakan lempeng Geologi bumi, terungkap bahwa, tanah Papua pernah terendam didalam lautan Hindia Pasifik selama kurang lebih 30 juta tahun di jaman Paleosen hingga jaman Pleistosen.

Muncul pertanyaan adalah, mengapa tanah Papua saja yang terendam, sementara benua Australia yang sedaratan dengan Papua pada waktu itu tidak terendam? Mengapa pula benua India harus melepaskan daratan Australia dan Papua pergi naik tabrak daratan Rusia dan akibat tabrakan itu muncul gunung tertinggi di dunia, Everest? Apakah pertanyaan semacam ini para ahli pernah bertanya dalam penelitian geologi?

Pakar Geologi asal Amerika Serikat, Prof Ron Blakey dari Universitas Arisona dalam majalah online geoexpro.com menampilkan pergerakan lempeng bumi dari satu benua ke lima benua seperti yang nampak hari ini. Pergerakan lempeng itu didasari teori geolog Alfred Wegenar yang membuktikan bumi ini awalnya satu benua, tetapi berpisah-pisah dengan adanya arus pergerakan lempeng dari waktu ke waktu. Wegener membuktikan dengan kesamaan tepi Timur Amerika dan tepi barat Afrika.

Dalam teori Wegener itu, nampak jelas bahwa, tanah Papua sebelumnya pernah menjadi satu daratan dengan Australia, dan India. Dinamai Gondwana. Sedangkan Amerika, Afrika dan Eropa yang dulunya menjadi satu benua dinamai Laurasia. Mereka berpisah dari waktu ke waktu akibat pergerakan lempeng dalam dasar bumi.

Terlihat jelas, benua India berpisah dengan Australia-Papua, pada jaman Kertosous (200 juta tahun SM). Akibat India naik tabrak Rusia, muncul gunung tertinggi di dunia yang terkenal dengan nama gunung Everest atau pegunungan Himalaya.

Anda bisa saksikan video-video animasi pergerakkan lempeng yang dibuat Prof SR Scotase dalam Paleo Project Research-nya.

Dalam sejarah Geologi itu, tanah Papua mulai tenggelam akhir jaman Paleosen, dan muncul naik ke permukan di akhir jaman Pleistosen, yaitu jaman setelah munculnya manusia-manusia purba seperti Pithecantropus Erectus, Robustus, Australopithecus dan lain-lain.

Antara jaman Paleosen dan Pleistosen muncul empat jaman besar yaitu jaman Eosen, Oligesen, Miosen dan Pliosen. Ketika keempat jaman ini berlangsung, tanah Papua masih “bobo” dalam lautan pasifik. Akibatnya, binatang buas seperti singa, harimau, ular kobra, gajah dll yang pernah muncul setelah Dinosaurus dihantam meteor raksasa, tak pernah berkembang biak diatas tanah Papua.

Diatas tanah Papua juga tidak muncul mamalia kera dan orang utan yang muncul di jaman Miosen dan Oligesen. Akibat terendam juga mengakibatkan manusia purba yang muncul di jaman Pleistosen tak satupun meninggalkan fosil didalam tanah Papua. Biasanya, fosil manusia purba ditemukan antara 20 meter hingga 40 meter didalam tanah oleh penambang, Arkeolog dan Antropolog yang sering bekerja sama dengan metafisika study club (penerawang / “orang pintar”).

Manusia purba hanya ditemukan diatas daratan Australia seperti Australopithecus Africanus, Australopithecus afarensis, Homo Neladi, Australopithecus Robustus dan Boisei. Rombongan manusia purba yang pernah hidup, tinggi badannya 6-13 m.  Manusia-manusia purba ini tidak berpindah dari Afrika ke Australia sebagaimana diyakini para ahli dalam teori Out of Afrika. Alasannya karena mereka tidak memiliki kemampuan berpikir untuk mengembara, berpindah tempat, mencari lokasi baru atau juga mereka tidak mampu membuat perahu untuk berlayar ke tempat yang jauh.

Manusia purba Australia muncul dari daratan Australia, mereka tidak pernah datang dari mana-mana. Manusia purba yang ada di Jawa seperti Pithecantropus Paleojavanicus, Robustus Erektus dan lain, tidak datang dari mana-mana, tetapi mereka muncul dari daratan Jawa. Dalam pandangan teologi, mereka ditempatkan diatas tanah Jawa atau daratan Australia. Begitupun yang lain di belahan dunia lain.

Nontong dengan seksama video animasi karya Cr Scotese:

 

Sekedar tambahan, jauh sebelum tanah Papua terendam dalam lautan, disebut Era Mesozoikum atau jaman pertengahan. Pada jamani ini ditandai dengan munculnya binatang buas raksasa yang dikenal dengan nama Dinosaurus. Mereka hidup dalam tiga jaman yang berbeda yaitu jaman Trias, jaman Jura dan Jaman Kertozous.

Menurut kajian pakar geologi, jaman-jaman Dinosaurus musnah akibat jatuhnya dua meteor raksasa yang perna jatuh diatas benua Australia dan Yucatan Mexico. Anehnya, batu panas yang pernah jatuh itu hanya basmi Dinosaurus raksasa saja. Sementara tikus, babi, kuda, harimau, singa, zebra dan binatang-binatang lain yang hidup pada jaman itu tak ada yang mati.  Perhatikan video di link ini:

Kenapa Hanya Dinosaurus yang Punah?

Sebelum jaman pertengahan atau Era Mesozoikum dikenal dengan era Paleozoikum (jaman awal atau jaman batu tua). Didalam era itu pernah muncul bebera jaman didalamnya seperti jaman Permian, Pensilvanian, Misisipian, Silurian, Devonian, Ordovisian, dan jaman Kambrian.

Sedangkan jaman dimana tanah Papua pernah terendam seperti yang telah kami uraikan diatas, disebut Era Kenozoikum atau era baru. Didalam era ini ada dua periode yaitu periode Quarten dan Tertier. Didalam Tersier muncul jaman Paleogen, didalamnya ada kala Paleosen dan Eosen, dan jaman Neogen, didalamnya ada kala Oligosen, Miosen dan Pliosen.

Dalam periodisasi Quarter muncul dua kala yaitu kala Pleistosen dan kala Holosen. Pada kala Pleistosen muncul manusia purba yang raksasas dan pada kala Holosen ini muncul manusia normal, moyang dari anda dan saya.

Dalam scala geologi, manusia normal cuma hidup selama 11500 tahun saja. Manusia purba pernah hidup selama 65 juta tahun di kala Pleistosen. (Perhatikan table dalam gambar diatas).

Para ahli menggunakan kalender Gregorian untuk menetapkan tanggal dan tahun geologi. Ditetapkan, Yesus atau Nabi Isa lahir pada 0 tahun. Tahun yang ke 33, Yesus disalibkan wafat dan dimakamkan, bangkit hari ketiga dan naik ke surga dihadapan murid-muridNya. Tahun 200-san, murid Yesus tulis Kitab Perjanjian Baru. Tahun 571, Nabi Muhammad lahir. Tahun 1000 milenium pertama. 1855, injil tiba di Mansinam Manokwari Papua. 1932, Auki Tekege bicara dengan pastor Tillemans di Kokonau Mimika. 1935, injil Kristus tiba di Modio Meuwodide. 2019, anda bersama saya membaca sejarah singkat ini.

Tahun sebelum Yesus lahir disebut Sebelum Masehi (SM). Dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama BC (before Christ). Antara Yesus dan Nabi Adam, ada 4000 tahun. Antara kita dengan Yesus, baru 2000 tahun. Antara kita dengan Adam, sudah 6000 tahun.

10791total visits,1visits today

Leave a Response