Now Reading
Kitab Suci Bukan Fiksi
0

Kitab Suci Bukan Fiksi

Lalu mengenai kata fiksi. Ini dipicu oleh kemiskinan bahasa diluar idiom filsafat metafisika. Untuk menggambarkan abstraksi benak dalam idiom filsafat metafisika ada banyak kata : hayal, imajinasi,  waham,  i’tibar, ra’yu atau pendapat, faham,  pikir,  maklum,  basyiroh,  nalar,  tashowur atau konsepsi, tadzabur,  idrak,  dan lain-lain. Semua berkaitan dengan benak.

Kitab Suci Bukan Fiksi (1)

Ujaran Rocky Gerung di ILC yang menyatakan kitab suci itu fiksi,  dilaporkan Permadi Arya dan rakan ke kepolisian. Kini polisi mulai memanggil Rocky Gerung.

Kembali belajar Logfil (logika filsafat) tentang proposisi. Kitab suci,  dalam makna etimologis, adalah genus bagi spesies yang biasa difahami masyarakat umum sebagai Al Quran bagi Islam,  Injil bagi Kristen, Weda bagi Hindu maupun Tripitaka bagi Budha. Sehingga jika hendak mendefinisikan apakah Al Quran itu ? Akan dijawab Al Quran adalah Kitab suci yang digunakan umat Islam. Begitu seterusnya, cara mendefinisikan sesuatu,  disebut dulu genusnya baru diikuti pembeda atau diferensiasinya. Apakah bebek itu?  Bebek adalah unggas yang kalau jalan rombongan berbaris, misalnya.

Pakar teologia atau ilmu kalam mengkonsepsi Kitab Suci menjadi doktrin keagamaan, produknya biasa disebut akidah atau ilmu usuludin.  Pakar Fiqh atau yurisprudensi agama mengkonsepsi kitab suci menjadi ketentuan teknis pelaksanaan secara detailnya, disebut furu’udin.  Abdul Munib

Pakar teologia atau ilmu kalam mengkonsepsi Kitab Suci menjadi doktrin keagamaan, produknya biasa disebut akidah atau ilmu usuludin.  Pakar Fiqh atau yurisprudensi agama mengkonsepsi kitab suci menjadi ketentuan teknis pelaksanaan secara detailnya, disebut furu’udin.

Keberadaan ilmu diatas, bersandar pada adanya kitab suci. Keberadaan kitab suci bersandar pada adanya Tuhan,  kenabian dan risalah. Dalam pemahaman ini kitab suci adalah realita metafisika, yang menjadi sumber epistemologis bagi keilmuan lain. Demikian juga pakar ilmu tafsir,  mereka mengkonsepsi agar realitas metafisis Kitab Suci dapat dikonsepsi oleh para pembacanya.

Lalu mengenai kata fiksi. Ini dipicu oleh kemiskinan bahasa diluar idiom filsafat metafisika. Untuk menggambarkan abstraksi benak dalam idiom filsafat metafisika ada banyak kata : hayal, imajinasi,  waham,  i’tibar, ra’yu atau pendapat, faham,  pikir,  maklum,  basyiroh,  nalar,  tashowur atau konsepsi, tadzabur,  idrak,  dan lain-lain. Semua berkaitan dengan benak.

Rocky Gerung memasuki masalah yang berabe. Karena fiksi dalam makna etimologinya dipersepsi sebagai hayal. Di datangkan seratus saksi di pengadilan pun akan mengatakan bahwa makna fiksi itu khayalan. Di kenyataan ini dia akan kerepotan. Ahok yang baru dituduh menista satu ayat saja,  yakni Al Maidah 51, hukumannya dua tahun. Lha Al Quran semua ayatnya ada 6348 ayat, tinggal kali dua. Bisa dihukum 12.696 tahun,  gak cukup umurnya Gerung. Itu baru dari satu kitab suci Al Quran belum Injil dan lainnya.

Disini rapuhnya filsafat Barat yang Gerung tekuni secara otodidak itu. Tak bisa bedakan mana konsepsi sebagai pekerjaannya akal dan mana revelasi sebagai wahyu. Karenanya filsafat materialisme dialektika Karl Mark mendekati atheis. Neitszhe menyatakan Tuhan telah mati. Mereka menganggap agama itu hanya dongeng mitologi semata. Munib

Tapi kalau saya jadi pengacara atau saksi ahli di pengadilan tetap saya akan meringankan hukuman Rocky Gerung dengan argumentasi cukup kuat. Bahwa yang dimaksud kitab suci saat bicara di ILC adalah Kitab Suci Kapak Maut Naga Geni 212. Karena yang satu ini memang karangan fiksi Bastian Tito. Rocky Gerung pun bebas dari tuntutan jaksa dan lolos di pengadilan, bebas murni. Maka gagal lah tujuannya menjadi martir kampret seperti kawan-kawannya yang telah mendahului.

Angkringan Filsafat Pancasila

Kitab Suci Bukan Fiksi (2)

Kitab Suci Bukan Fiksi (3)

Kitab Suci Bukan Fiksi (4)

Kitab Suci Bukan Fiksi (5)

Kitab Suci Bukan Fiksi (6)

Kitab Suci Bukan Fiksi (7)

Kitab Suci Bukan Fiksi (8)

Kitab Suci Bukan Fiksi (9)

Kitab Suci Bukan Fiksi (10)

Kitab Suci Bukan Fiksi (11)

Kitab Suci Bukan Fiksi (12)

Kitab Suci Bukan Fiksi (13)

Kitab Suci Bukan Fiksi (14)

Kitab Suci Bukan Fiksi (15)

Kitab Suci Bukan Fiksi (16)

909total visits,3visits today

Leave a Response