Now Reading
Bupati Dogiyai Memberikan Penghargaan Kepada Tokoh Meuwo yang Berjasa
0

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai Sejarah

MOA-Bertempat di lapangan Pastor Theo Makai, 17 Agustus 2018, dihadapan Rakyat Dogiyai dan peserta upacara, Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa membangun wilayah Meuwo, khususnya Kabupaten Dogiyai. Mulai dari Auki Tekege hingga AP Youw, tokoh guru hingga petani kopi.

Dalam press release yang dinaikan di media sosial, Bupati Dogiyai menulis sejumlah point terkait pemberian hadiah. Diantaranya kami muat di media ini.

(1) Kehidupan sekarang adalah kelanjutan dari kehidupan masa lalu, sejak kehidupan itu diciptakan oleh Sang Sumber Kehidupan. Dan kehidupan sekarang akan berlanjut ke masa depan sampai kehidupan diakhiri oleh Sang Sumber Kehidupan sendiri.

(2) Sejarah mencacat bahwa setiap masa ada orang hebat, setiap orang hebat ada masanya. Dalam setiap masa, setiap orang hebat telah merintis, bekerja dan berjuang bagi kebaikan manusia dan kemuliaan TUHAN.

(3) Di wilayah Kamuu dan Mapia yang sejak tahun 2018 menjadi Kabupaten Dogiyai pun banyak orang hebat. Mereka telah merintis, bekerja dan berjuang untuk kebaikan masa depan orang Mee dan orang lain yang berada di wilayah ini. Para orang hebat ini berasal dari berbagai suku dan bangsa, baik dari Papua, luar Papua dalam Indonesia, maupun luar negeri.

(4) Selama ini mereka dilupakan, diabaikan, bahkan dianggap tidak ada. Penghargaan, penghormatan, pengakuan dan ucapan terimakasih pun tidak pernah mereka terima, padahal mereka seharusnya berhak menerimanya.

(5) Akhirnya, sebagai Bupati Dogiyai, saya mengambil Keputusan untuk menghargai dan mengakui mereka. Saya memutuskan memberikan penghargaan berupa Piagam dan Uang kepada 47 orang dan kelompok/lembaga/institusi yang terdiri dari para perintis di segala bidang kehidupan orang Mee di wilayah Kamuu dan Mapia (sekarang Kabupaten Dogiyai). Penghargaan diberikan pada tanggal 17 Agustus 2018

(6) Penghargaan ini ada yang diterima oleh yang bersangkutan, ada yang diterima oleh anaknya, ada yang diterima oleh cucunya, ada yang diterima oleh suaminya/istrinya, ada yang diterima oleh saudaranya, dan ada yang diterima oleh perwakilannya. Sesaat dan setelah menerima penghargaan ini, banyak yang meneteskan air mata (menangis). Mereka merasa karya, pengabdian, dan berjuangan mereka bertahun-tahun akhirnya dihargai dan diakui sekarang.

(7) Dalam pidato saya seusai memberikan penghargaan, saya menyampaikan, “Jasa, pengabdian dan pengorbanan dari orang-orang yang mendapat penghargaan ini tidak sebanding dan tidak dapat dibayar dengan secarik kertas piagam dan sejumlah uang. Kami hanya berusaha menghargai, menghormati dan mengakui mereka. Selebihnya TUHAN-lah yang pantas membalas semua kebaikan orang-orang hebat ini. Selamat berbahagia di Surga kelak.”

(8) Pada tahun depan sampai akhir masa jabatan saya sebagai Bupati Dogiyai, saya juga akan memberikan penghargaan kepada sejumlah orang yang telah berjasa bagi orang Mee di wilayah Kamuu dan Mapia (sekarang Kabupaten Dogiyai), sebab masih banyak orang dan kelompok/lembaga/institusi yang telah berjasa di wilayah ini dan pantas mendapatkan penghargaan.

(9) Syukur dan terimakasih kepada-Mu TUHAN, sebab Engkau tidak pernah berhenti menciptakan dan memberi kami orang-orang hebat yang merintis, bekerja dan berjuang untuk kebaikan kami dan demi kemuliaan nama-Mu. Amin. (Donatus Degey)

Total Page Visits: 360 - Today Page Visits: 1

Leave a Response