Now Reading
Mengenang Guru Pius Tekege, Tokoh Perintis Pendidikan di Pegunungan Bintang
0

Mengenang Guru Pius Tekege, Tokoh Perintis Pendidikan di Pegunungan Bintang

by adminAugust 20, 2018

Bekerja Tanpa Pamrih Mendidik Manusia Papua di Mountain Star dari Generasi ke Generasi

Oleh Eman Petege Kerom

Namanya bapak PIUS TEKEGE Lahir di Tobouha Modio Daerah Mapia Pada Tanggal 20 Januari 1946. Atas perintah Pastor Henk Smits OFM Pastor Paroki Mapia di Modio saat itu merekrut 10 anak usia pendidikan pada Tahun 1956 untuk dikirim ke Kokonao bersama 24 anak yang sudah siap dari Ugapuga, Wahgete, Enarotali dan dari Daerah Moni.

10 anak yang dari Daerah Mapia diantaranya: 1. Pius Tekege. 2. Frans Tekege, 3. Manfret Wakey Alm, 4. Casmerius Wakey, 5. Zakarias Petege, 6. Marius Petege, 7. Sophia Petege Satu satunya seorang wanita, 8. Lukas Dogomo Alm, 9.Willem Magai Alm, dan 10. Barnabas Magai. Mereka diantar oleh orang tua berjalan kaki dari Modio menelusuri sungai Mapia selama 13 hari akhirnya tiba di Kokonao 12 Pebruari 1956 baku dapat dengan 24 anak yang lebih dulu tiba disana.

Mereka diterima di JVVS (Jongens Vergvolks School) 1956 -1960 kemudian mereka melanjutkan ke Opleiding School Volks Onderwijzer (OVVO) di Fak Fak 1960-1962 dengan Bahasa pengantar Bahasa Belanda dan Melayu. Dimasa peralihan setelah Pemerintah Belanda meninggalkan West New Guinea Bapa Pius Alm melanjutkan SGB 1962-1965 di Fak Fak selanjutnya SGB dipindahkan ke Biak.

Januari 1966 Bapa Pius Tekege ikut Kapal dari Fak Fak tujuan ke Jayapura sesampai di Manokwari sempat ditahan selama 2 minggu oleh TNI pasca serangan di Arfai karena situasi saat itu tdk kondusif namun diijinkan melanjutkan perjalanan ke Jayapura dalam rangka melapor ke Dinas Pendidikan Dalam Negeri sebutan saat itu untuk ditugaskan di sekolah.

Maret 1966 Pius ditugaskan di SD YPPK WEMBI Daerah Keerom sampai November 1967. Tanggal 12 Desember 1967 Bapa Pius dipindahkan ke SD YPPK OKBETEL pegunungan Bintang sampai 1986. Pada bulan Juni 1986 dipindahkan lagi ke SD YPPK WELESI di Kabupaten Jayawijaya sampai 1993.

Bulan Juni 1993 kembali lagi ke SD YPPK Okbetel Abmisibil Pegunungan Bintang sampai pensiun Tahun 2006 dan menetap disana. Pada Tahun 2008 Bapa Pius Tekege pindah tinggal di Sentani bersama Putra sulungnya, Petrus Tekege (sekarang Ketua DPRD Pegunungan Bintang) di Jln Dunlop Sentani Kabupaten Jayapura sampai hari ini tanggal 27 April 2018 jam 07.00 pagi menghembuskan nafas terakhir dikediamannya.

Selamat jalan bapak Pius,  amal ibadahmu diterima disisi kanan Allah Bapak dan keluarga semakin dikuatkan, pegunungan bintang tenaga guru semakin bertambah.

 

166total visits,2visits today

Leave a Response