Now Reading
Menanti Koruptor Ditangkap
0

Menanti Koruptor Ditangkap

by adminJuly 26, 2018

Oleh Engelbertus P Degey

JANJI Polda Papua, Irjen Pol Tito Karnavian untuk menangkap  para koruptor di Papua patut diberi jempol. Bahkan lewat media massa, beliau sudah perintahkan kepada seluruh Polres di tanah Papua untuk tangkap (paling tidak) 1 koruptor di masing-masing wilayah kerja hingga akhir bulan Desember 2012.

Upaya mulia ini disambut gembira oleh sejumlah kalangan. Diantaranya, pimpinan gereja di tanah Papua sejak awal sudah mendukung penuh gerakan anti korupsi yang dibangun Kapolda baru. Pasalnya, sejak digulirkan Otsus di Papua, rakyat Papua hidup menderita. Program tiga tungku (pemerintah, gereja, dan adat) untuk menikmati dana Otsus tidak berjalan sebagaimana diharapkan, dan bahkan terkesan Perdasi dan Perdasus itupun dihambat oleh orang-orang rakus di Provinsi dan Pusat terutama.

Untuk menjalankan “proyek tangkap koruptor”, tentu tidak cukup dilakukan oleh om-om Polisi saja. Disini butuh dukungan penuh dari rakyat Papua. Paling tidak, dalam hal memberikan laporan dugaan korupsi di masing-masing wilayah. Entah itu kasus lama maupun baru, sepanjang belum memasuki 25 tahun, kasus korupsi itu belum Expired. Masih bisa diproses.

Selama ini, polisi di Papua terkesan tidak berani menangkap koruptor di Papua. Apalagi yang mau ditangkap ialah seorang Bupati yang masih aktif, atau mantan seorang pejabat daerah. Disinilah tantangan Bapak Tito bersama jajarannya di daerah, dan tantangan itu pulalah yang ditunggu rakyat Papua. Apakah pak Tito bisa tangkap Koruptor yang nota bene tidak melarikan diri, bisa ditemui dimana saja dan tentu mereka adalah tokoh masyarakat Papua.

Selain menangkap tikus-tikus di tanah Papua, Kapolda juga terlihat tidak main-main dengan upaya menghentikan arus pergerakan Papua Merdeka. Hingga saat ini Polda Papua sudah menangkap sejumlah aktifis OPM, baik yang melakukan demo-demo maupun yang kedapatan membawa senjata dan bom.

Dari kedua program yang menonjol ini, Pdt Lipiyus kepada Bintang Papua (24/10) mengatakan, rakyat butuh bukti. Sudah banyak Polda dari waktu ke waktu berjanji akan menangkap koruptor di tanah Papua, tetapi selalu janji diatas janji. Tidak hanya Kapolda, Jaksa pun sama. Mereka berjanji, tetapi hanya dibibir saja.

Pdt Lipiyus Biniluk S.Th juga meminta kepada Kapolda baru untuk mengungkap Orang Tak Dikenal (OTK) yang bergentayangan di Papua. “Di Papua tidak ada terorisme. Yang ada cuma permainan kepentingan yang bekerja dengan segala macam cara”, ujarnya kepada Bintang Papua.

Tentang penemuan Bom, di media yang sama,  Kapolda diminta ungkap secara terang benderang, siapa pelakunya, siapa gurunya dan belajar merakit bom dari siapa. *

171total visits,1visits today

Leave a Response