Now Reading
Pers Adat Papua Sebuah Gagasan (Secercah Harapan dari Timur/4)
0

Oleh : Abdul Munib (Ketua PWI Provinsi Papua)

Trias Politika; Satu Kuasa Dibagi Tiga

Format politik kita yang ditata dalam pedoman dasar Trias Politika, – satu kuasa dibagi tiga oleh eksekutif, legeslatif dan yudikatif, menjadikan kekuasaan tidak tergenggam secara terpusat seperti layaknya sisitim kerajaan. Bibir manis yang biasa memuji pers selalu mengatakan dengan sebutan ‘Pers adalah Pilar ke Empat Demokrasi’. Padahal dia hanya seekor anak kucing yang mebayangkan dirinya adalah seekor singa.

Dalam sistem tiga distributor kekuasaan yang menimbulkan celah diantara ketiganya, pers suka bermain kesana-kemari. Satu waktu dia ber main di eksekutif, kali lain lompat ke legeslatif dan pada kesempatan lainnya lompat lagi ke yudikatif. Di tangan para pedagang, pers nasional sering hanya dijadikan alat bahan kontak dengan ketiga distributor kekuasaan itu. Yang berujung pada negosiasi kecil-kecilan untuk memperoleh uang receh ditangan bocah.

Dalam pandangan idealis saya, pers nasional harus berada langsung dalam genggaman Majelis Persmusyawaratan Rakyat. Pemimpin berhikmat yang setiap tahun meminta pertanggung-jawaban pada pemimpin pers berkenaan dengan tugasnya sebagai pengawal ideologi pancasila. Tubuh pers harus di isi oleh manusia bermutu yang telah melebur dirinya dalam Pancasila. Sistemnya terbentuk secara Pancasilais. Wajah perusahaannya adalah koperasi yang memberi kemakmuran pada seluruh insan pers. Dan tujuan akhirnya nya adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (bersambung)

226total visits,1visits today

Leave a Response